oleh

Kadisdikbud Palu, Pastikan Peserta Didik Mendapat Vaksin

SULTENG RAYA-Proses vaksinasi vaksin Sinovac bagi tenaga pendidik di Kota Palu tengah berlangsung, sebagaimana target Pemerintah Kota Palu, usai vaksinasi itu, sekolah akan kembali dibuka dan diizinkan melakukan proses pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol sekolah berbasis protokol kesehatan yang ketat.

Namun banyak yang menyayangkan, dan menganggap itu belum menjamin keselamatan peserta didik dari covid-19. Karena yang mendapatan vaksinasi hanyalah tenaga pengajar, peserta didiknya belum. Sementara  baik tenaga pendidik maupun peserta didik sama-sama punya potensi terpapar covid-19.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Kadidikbud) Kota Palu, Ansyar Sutiadi, selaku pemilik diling sektor dunia pendidikan di Kota Palu memastikan, jika vaksinasi itu berlaku untuk seluruh rakyat Indonesia, termasuk bagi peserta didik. Hanya saja pelaksanaanya dilakukan secara bertahap.

Baca Juga :   Ramlah M Siri: Bahaya Perundungan di Sekolah

Tahap pertama saat ini diproritaskan bagi guru atau tenaga pendidik, untuk itu disaat dilaksanakan tatap muka di sekolah, harus dilaksanakan penerapan protokol sekolah berbasis protokol kesehatan secara ketat, karena peserta didik belum tervaksinasi.

Harapannya disaat nanti di sekolah, mereka (peserta didik) bisa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. “Karena jika kita menunggu sampai tervaksinasi semua baru buka sekolah, kapan bisa?. Negara pun belum bisa menjamin itu, sementara kondisi pembelajaran jarak jauh ini memprihatinkan capaian kurikulumnya,”ujar kadis. Senin (8/3/2021).

Katanya, patut bersyukur karena Walikota Palu memperhatikan dan memahami kondisi itu, sehingga memproritaskan tahapan pertama kepada pendidik baik ASN maupun non ASN (honorer) untuk divaksi Sinovac, dengan harapan setelah semuanya tervaksinasi, akan dilakukan pembukaan pembelajaran tatap muka di sekolah dengan menerapkan protokol sekolah berbasis protokol kesehatan secara ketat, sambil menunggu vaksin untuk peserta didik.

Baca Juga :   Kadisdikbud Izinkan Tenaga Pendidik Belum di Vaksin ke Sekolah.

“Untuk itu telah disampaikan kepada para kepala sekolah, agar dapat segera bertemu orang tua peserta didik, guna membangun komitmen-komitmen dalam rangka pelaksanaan pembelajaran tatap muka, dan tidak ada juga paksaan kepada mereka, ketiga mereka tidak siap tidak apa-apa. Bagi yang siap saja yang ikut pembelajaran tatap muka,”jelas kadis.

Kadis berharap agar semua pihak dapat memahami kondisi ini, jumlah peserta didik Puad, SD dan SMP negeri dan swasta yang ada di Kota Palu sejumlah 50 ribu lebih, sementara secara nasional sejumlah 50 juta lebih. Dengan jumlah tersebut kata kadis, Negara belum bisa memenuhi satu kaligus.

“Untuk itu, dilakukan vaksinasi secara bertahap, pastinya negara akan melakukan vaksinasi untuk semua warga Negara, termasuk peserta didik, hanya saja pelaksanaanya secara bertahap, kita harus bersabar menunggu, sambil tatap muka dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada,”jelas kadis. ENG

Baca Juga :   Lagi,Untad Amankan Peserta UTBK Pengguna Joki

Komentar

News Feed