oleh

Bank Mandiri Garap Pembiayaan Sektor Pertanian

SULTENG RAYA – PT Bank Mandiri Persero, Tbk., Area Palu saat ini mendukung penuh pemulihan ekonomi masyarakat dengan menggarap program pembiayaan di sektor pertanian, khususnya tanaman jagung di Kabupaten Sigi.

Branch Manager PT Bank Mandiri (Persero), Tbk., KCP Palu Basuki Rahmat, Dwi Retnani Wijotohardjo, menjelaskan, hal itu dijalankan sebagai bentuk komitmen untuk mendukung Pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melaui sektor agribisnis.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat melalui pertanian jagung dan komoditi lainnya yang potensial,” kata Dwi kepada Sulteng Raya, Ahad (7/3/2021).

“Di mana pengembangan sektor pertanian di daerah Sigi menjadi sasaran kami.  Pembiayaan ini memakai fasilitas kredit usaha rakyat (KUR). Tapi sistemnya yang kita terapkan berkelompok dan kebetulan kami sudah sosialisasi dengan para petani,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga :   Pemkot Palu Tampung Saran Lewat Konsultasi Publik

Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan PT JAPFA dan trader atau selaku pedagang yang aktivitasnya membeli dan menjual. Menurutnya, hasil sumber daya alam di wilayah tersebut begitu sangat potensial dikembangkan.

“Sistemnya juga tanpa jaminan dan harus berdasarkan rekomendasi trader dari hasil pembayaran, jadi memang para petani yang betul-betul lagi tanam jagung,” ucap Dwi Retnani Wijotohardjo.

Ia mengungkapkan bahwa besaran dana yang akan diberikan di program ini maksimal senilai Rp9 juta per hektar. Sedangkan, ia menyampaikan untuk bunga kredit cukup rendah kurang lebih hanya sekitar 0,3% per bulan.

“Kami baru mengusulkan target kuota realisasi pembiayaan kredit ini sebesar Rp27 miliar. Kalau hitungan luas lahan jagung keseluruhan hampir 3 ribu hektar,” ungkapnya.

Baca Juga :   Polsek Palu Timur Bagi-Bagi Takjil ke Pengendara

Ia menambahkan pemerintah Daerah Kabupaten Sigi dalam hal ini juga sangat merespon positif adanya program yang ditawarkan oleh pihak Bank Mandiri Persero), Tbk. RHT

Komentar

News Feed