oleh

Dua DPO MIT Tewas dan Satu Anggota TNI Gugur

SULTENG RAYA – Kontak tembak kembali terjadi antara petugas keamanan yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya tahun 2021 di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Senin (1/3/2021) pukul 18.14 wita di pegunungan Andole, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso.

Dari peristiwa itu, mengakibatkan dua DPO MIT Poso tewas dan satu anggota TNI yang diketahui bernama Praka Dedi Irawan gugur.

Kapolda Sulteng, Irjen Polisi Drs Abdul Rakhman Baso menjelaskan, dua DPO MIT Poso yang saat ini sudah berada di intalasi jenazah RS Bhayangkara Palu diketahui atas nama Alvin alias Adam alias Mus’ab alias Alvin Anshori yang berasal dari Banten, sedangkan satu korban lainnya diketahui Khairul alias Irul alias Aslam berasal dari Poso.

“Khairul alias Irul alias Aslam meninggal karena luka bakar yang disebabkan bom rakitan yang dipegang meledak, dia adalah anak menantu Santoso eks pimpinan MIT Poso,” kata Kapolda Sulteng didampingi Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Farid Makruf usai melihat korban kontak tembak di Instalasi Jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palu, Selasa (2/3/2021) pagi.

Kapolda Sulteng mengatakan, saat kontak tembak diperkirakan terdapat empat DPO MIT Poso, dua berhasil ditangkap dan dua melarikan diri, ini yang sementara dikejar oleh tim Satgas Madago Raya baik di wilayah pegunungan Andole, Desa Tambarana maupun wilayah Poso Pesisir Utara.

“Sedangkan hasil olah TKP telah ditemukan ransel, amunisi tajam 9 butir, golok, GPS dan perlengkapan lainnya,” kata Kapolda.

Dengan tewasnya Alvin dan Khaerul, sisa DPO MIT Poso saat ini tersisa 9 orang. “DPO tinggal 9 orang, Insya Allah jangan bertambah lagi lah. Kita berdoa saja, supaya tidak ada lagi tambahan,” harapnya. */YAT

Komentar

News Feed