oleh

Warga Resah, Sapi Masih Berkeliaran di Jalan

SULTENG RAYA – Realisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 tahun 2010 tentang Penertiban Hewan Ternak di Kabupaten Donggala dinilai tumpul.

Hal ini menyebabkan warga resah, karena hewan ternak di ibu Kota Kabupaten Donggala masih berkeliaran di jalan, dan mengancam keselamatan pengendara.

Salah seorang warga Kelurahan Gunung Bale, Moh Akib menjelaskan, Perda Nomor 14 tahun 2010 tentang penertiban hewan ternak Kabupaten Donggala tumpul atau tidak direalisasikan. Hal itu terbukti dengan masih banyaknya hewan ternak yang berkeliaran bebas.

“Perda ternak ini sudah disahkan sejak tahun 2010. Jadi, sekitar 10 tahun lebih perda tersebut ada, tetap tidak mampu menyelesaikan persoalan ternak di Kabupaten Donggala. Bahkan, penindakan atau sanksi juga tidak diberikan kepada peternak yang melanggar perda tersebut,” jelasnya, Selasa (2/3/2021).

Baca Juga :   Bupati Donggala Bahas Rehab Rekon Bersama Wakil Menteri PUPR

Adanya ternak yang berkeliaran di jalan menyebabkan terjadinya sejumlah kecelakaan lalu lintas, bahkan sampai ada korban jiwa. Tidak hanya itu, hewan ternak yang berkeliaraan tersebut juga menjadi salah satu penyebab kotornya wilayah Donggala.

“Selain kotoran sapi yang bertebaran dimana-mana. Hewan ternak tersebut juga kerap menghambur sampah-sampah yang ada di tempat pembuangan sampah. Kami meminta agar Pemerintah Daerah menjalankan Perda ternak yang sudah ada, sehingga tidak ada lagi korban akibat hewan ternak yang berkeliaran di jalan,” ucapnya.

Seharusnya kata dia, Satpol PP Kabupaten Donggala menjalankan fungsinya sebagai penegak Perda Nomor 10 tahun 2010 tersebut. Namun, kenyataanya Satpol PP seakan tutup mata terhadap penerapan Perda tersebut.

Baca Juga :   Polisi Ajak Masyarakat Cegah Radikalisme

“Jika memang belum bisa diterapkan sepenuhnya di seluruh wilayah Kabupaten Donggala. Paling tidak, penerapan perda ternak harus dilaksanakan di Ibu Kota Kabupaten Donggala sebagai contoh, serta demi keindahan tampilan ibu Kota sebagai wajah dari Pemerintah Kabupaten Donggala,” tegasnya. ADK

Komentar

News Feed