oleh

Hari Keenam Pencarian, Tim SAR Temukan Satu Jenazah di Lubang PETI Buranga

SULTENG RAYA – Hari keenam pencarian korban longsor di lubang Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Buranga Kecamatan Ampibabo, tim Search and Rescue (SAR) berhasil menemukan satu jenazah penambang, Senin siang (1//2021). kemarin.

Kapolres Parigi Moutong (Parmout), Andi Batara Purwacaraka, SH, SIK mengatakan, jenazah tersebut ditemukan oleh tim SAR sekitar pukul 13.35 Wita. Dia memastikan bahwa yang ditemukan itu adalah jasad Maskam warga Desa Tomoli Selatan yang dilaporkan hilang oleh keluarganya pasca tragedi longsor lubang PETI Desa Buranga, Rabu malam (24/2/2021) pekan lalu. Hal itu berdasarkan pernyataan pihak keluarga yang melihat langsung jenazah tersebut di Puskesmas Ampibabo setelah dievakuasi dari lokasi kejadian. Jenazah Maskam telah dikebumikan oleh keluarga di Desa Tomoli Selatan Senin sore sekitar pukul 18.00 wita kemarin.

“Sudah dikonfirmasi oleh keluarganya dan sudah dimakamkan tadi sore (kemarin,red),” ujar Kapolres melalui WA Grup tadi malam.

Baca Juga :   Kepala BKPSDM Parmout Akui Keliru Lakukan Pergeseran Pejabat

Sementara itu sumber lain di Ampibabo mengatakan, sebelumnya pada Sabtu (27/2/2021) tim SAR juga menemukan potongan tubuh manusia bagian paha kanan. Dipastikan bahwa potongan tubuh tersebut adalah potongan tubuh Maskam, karena saat ditemukan jasad Maskam tidak utuh lagi, bagian paha kanan tidak ada. Potongan tubuh yang sebelumnya disimpan di ruang pendingin jenazah RSUD Anuntaloko Parigi akhirnya disatukan kembali sembelum dikebumikan. Dengan ditemukan jenazah Maskam tersebut, maka jumlah korban meninggal di lubang PETI Buranga menjadi tujuh orang. Diperkirakan sudah tidak ada lagi korban lain di lubang tersebut. Karena berdasarkan laporan dari pihak keluarga penambang maupun kesaksian korban yang selamat, menyatakan jumlah korban yang meninggal hanya tujuh orang. AJI   

Baca Juga :   Kepala BKPSDM Parmout Akui Keliru Lakukan Pergeseran Pejabat

Komentar

News Feed