oleh

Vaksinasi Covid-19, Dinkes Kota Palu Tunggu Finalisasi Data Guru

SULTENG RAYA-Proses Vaksinasi Covid-19 untuk tenaga pendidik atau guru di Kota Palu oleh Dinas Kesehatan masih menunggu vinalisasi data dari dua institusi yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu dan Kantor Kementerian Agama Kota Palu.

Saat ini kata Kadis Kesehatan Kota Palu, dr. Husaema, baru data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu yang masuk dan masih menunggu data tenaga pendidik madrasah dan pesanteren dari Kantor Kementerian Agama Kota Palu.

Jika data tenaga pendidik dari kedua institusi itu masuk baru dapat dilakukan finalisasi untuk menyesuaikan dengan jumlah vaksin yang ada, jika kurang akan meminta ke provinsi, mengingat vaksinasi dilakukan sebanyak dua kali untuk setiap orang.  

Baca Juga :   Kemendikbud Luncurkan Program Pemajuan Kebudayaan Desa

“Ini data yang masuk sudah 5.900 lebih, belum masuk data guru madrasah dan pesanteren dari Kantor Kementerian Agama Kota Palu, kita menunggu itu,”ujar Kadis Kesehatan Kota Palu, dr. Husaema. Senin (1/3/2021).

Ia juga meminta agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu nantinya melakukan pemetaan, sekolah mana yang terlebih dahulu divaksin, karena tidak memungkinkan dilakukan vaksinasi dalam satu hari dengan jumlah ribuan orang. “Mungkin nanti akan dilakukan vaksinasi salama 4 atau lima hari, sesuai dengan jumlah tenaga guru yang divaksin,”ujar Husaema.

Sebelumnya, Walikota Palu Hadianto Rasyid, menginginkan sekolah di Kota Palu segera buka kembali dan menerapkan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, setelah semua guru mendapatkan suntikan vaksi dari Pemerintah Kota Palu.

Baca Juga :   Lantik Para Wakil Dekan Fisip, Rektor Titip Pesan Hormati Dekan Sebagai Pimpinan di Fakultas

Hal itu disampaikan Walikota saat memberikan arahan kepala seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di sekretariat Kantor Walikota Palu, Senin (01/03/2021) pagi.

“Saya sampaikan ke ibu dokter (Wakil Walikota), sesuai dengan arahan pak Gubernur terkait vaksin yang sudah siap, saya minta tahap kedua ini diberikan kepada guru agar dalam waktu dua pekan ini setelah pemberian vaksi, anak – anak sudah mulai harus belajar tatap muka langsung,” kata Walikota Palu dalam arahannya. ENG

Komentar

News Feed