oleh

IAIN Palu, Proses Pemindahan Mahasiswa ke Kampus Sigi Masih Terkendala Covid

SULTENG RAYA- Pemindahan proses perkuliahan mahasiswas Starata 1 IAIN Palu dari kampus Jalan Deponegoro Palu ke kampus utama Pombewe di Sigi masih terkendala Covid-19.

“Yang menjadi kendala saat ini adalah Covid-19, karena masih menggunakan peroses Perkuliahan Jarak Jauh Online,  jika Covid mulai menurun dan proses perkuliahan bisa ofline atau paling tidak blended learning (perpaduan online dan ofline) sudah dapat digunakan di sana, khususnya prodi yang ada di Tarbiyah,”ujar Rektor IAIN Palu, Prof. Dr. Sagaf S Pettalongi, M.Pd. Senin (1/3/2021).

Kebetulan juga kata Rektor, jumlah mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan paling banyak dari sekian fakultas yang ada di kampus PTKIN ini, yakni mendekati 3 ribuan mahasiswa. Dengan 48 ruangan yang tersedia saat ini cukup untuk mengakomodir mahasiswa sebanyak itu.

Baca Juga :   Kemendikbud Luncurkan Program Pemajuan Kebudayaan Desa

Namun pastinya, sejumlah prodi dalam waktu dekat akan ditempatkan proses administrasinya di kampus Pombewe di Sigi, mengingat telah terdapat satu gedung terpadu yang dapat digunakan untuk urusan administrasi. “Secara bertahap ada sejumlah prodi itu, sistem administrasinya akan pindah ke kampus Sigi,”jelas rektor.

Bahkan kata rektor, pelaksanaan wisuda akan datang dilaksanakan di kampus Sigi, hal itu bertujuan kampus Sigi secara bertahap akan difungsikan.

Terkait jarak yang dikeluhkan oleh sejumlah mahasiswa, kata rektor jika masih satu dua kali memang terasa jauh, namun jika sudah sering ke kampus Sigi dipastikan perasaan terasa jauh itu akan berkurang hingga akan terasa dekat. “Apa lagi nanti kalau mahasiswanya sudah bakos di sekitar situ (kampus Sigi) jauh lebih dekat lagi, minimal misalkan di Karajalembah atau Towua,”tambah rektor.

Baca Juga :   Lantik Para Wakil Dekan Fisip, Rektor Titip Pesan Hormati Dekan Sebagai Pimpinan di Fakultas

Saat ini katanya, sejumlah pemilik lahan di sekitar kampus Sigi sudah merencanakan membangun kos-kosan, ini sangat membantu mahasiswa, terlebih biaya sewa jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan biaya sewa kos-kosan yang ada di Kota Palu. “Tentu ini selain membantu ekonomi masyarakat yang ada di sekitar kampus Sigi, juga akan membantu mahasiswa,”ujar rektor. ENG

Komentar

News Feed