oleh

Walikota Palu, Ingin Segera Sekolah Buka KBM

SULTENG RAYA-Walikota Palu Hadianto Rasyid, menginginkan sekolah di Kota Palu segera buka kembali dan menerapkan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, setelah semua guru mendapatkan suntikan vaksi dari Pemerintah Kota Palu.

Hal itu disampaikan Walikota saat memberikan arahan kepala seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di sekretariat Kantor Walikota Palu, Senin (01/03/2021) pagi.

“Saya sampaikan ke ibu dokter (Wakil Walikota), sesuai dengan arahan pak Gubernur terkait vaksin yang sudah siap, saya minta tahap kedua ini diberikan kepada guru agar dalam waktu dua pekan ini setelah pemberian vaksi, anak – anak sudah mulai harus belajar tatap muka langsung,” kata Walikota Palu dalam arahannya.

Baca Juga :   BPOM di Palu Galakkan Pengawasan Pangan Olahan

Menurut Walikota, Virus Corona atau Covid-19 sangat mengganggu dan membuat pendidikan kepada peserta didik tidak maksimal. Namun dengan adanya vaksin yang akan diberikan kepada guru – guru, diharapkan bisa mencegah penyebaran Covid-19, sehingga pembelajaran tatap muka langsung sudah bisa dilakukan di Kota Palu.

“Vaksin yang sudah ada saya minta diberikan kepada guru, sehingga anak – anak kita sudah bisa belajar secara langsung. Tolong dipersiapkan sebaik – baiknya,” pinta orang nomor satu di Kota Palu ini. 

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, menyambut baik keinginan Walikota Palu tersebut, mengingat proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) melalui dalam jaringan ataupun luar jaringan selama ini tidak efektif. Capaian pembelajaran dan kurikulum tidak dapat terpenuhi.

Baca Juga :   Tolitoli di Plot Jadi Sentra Ekspor Sektor Perikanan

Bahkan tidak sedikit, bukan peserta didik yang mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru, melainkan oleh orang tua atau anggota keluarga lainnya, akibatnya pemampuan akademik peserta didik menurun.

Sebagai bentuk respon, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu langsung mengirimkan data tenaga pendidik ke Dinas Kesehatan Kota Palu yang akan divaksin dalam waktu dekat ini. “Ada sebanyak 4.591 orang tenaga pendidik, dari PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta di Kota Palu,”sebut Ansyar.

Terkait teknis pelaksanan vaksinasi kata Kadis, akan berbasis Puskesmas, para tenaga pendidik akan divaksin di Puskesmas terdekat dari sekolahnya, hal tersebut bertujuan untuk mempermudah proses vaksinasi.ENG

Komentar

News Feed