oleh

Game Online Berujung Penganiayaan

SULTENG RAYA – Sejumlah remaja di Kota Luwuk digelandang polisi karena menganiaya rekannya sendiri, Sabtu (27/2/2021) malam sekira pukul 22.00 Wita.

Kapolsek Luwuk, AKP Pino Ary mengatakan, kasus penganiayaan ini bermula saat para remaja ini main Bareng (Mabar) game online dalam satu grup game.

“Tiba-tiba terjadi adu mulut dan saling ancam,” kata AKP Pino.

Lantaran tersiggung kata AKP Pino, sebanyak lima remaja ini pun mulai logout (keluar) dari game online, lalu pergi mencari korban hingga ke rumahnya di Kelurahan Hanga-Hanga.

“Dan salah seorang dari mereka itu langsung menganiaya korban,” ujar mantan Kasat Reskrim Polres Banggai itu.

Kelima remaja itu langsung diamankan, lalu digelandang ke Mapolsek Luwuk untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sedangkan korban sudah berada di RSUD Luwuk untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :   Polsek Balut Gerebek Judi Remi di Desa Gonggong

“Dari hasil interogasi, salah seorang dari mereka mengakui punya dendam lama kepada korban,” jelas AKP Pino. */MAN

Komentar

News Feed