oleh

Gubernur Sulteng Lantik Lima Kepala Daerah Terpilih

SULTENG RAYA – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola melantik lima kepala Daerah terpilih pada Pilkada 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Lima pasangan calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih yang dilantik berdasarkan SK Mendagri RI Nomor 131.72-295 Tahun 2021, yaitu pasangan Wali kota dan Wakil Wali kota Palu Terpilih Hadianto Rasyid dan dr.Reny A.Lamadjido, Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Sigi, Moh. Irwan dan Samuel Yansen Pongi, pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Tolitoli, Amran H.Yahya dan Moh. Besar Bantilan, pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Poso, dr. Verna Inkiriwang dan M. Yasin Mangun serta pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Banggai Laut, Sofyan Kaepa dan Ablit.

“Besar harapan saya, kiranya bupati, wali kota dan para wakilnya dapat menjalankan mandat yang telah diterima ini dengan jiwa integritas, keikhlasan dan tanggungjawab, serta kiranya dapat merangkul semua kalangan dan kepentingan yang ada di wilayahnya,” kata Longki Djanggola.

Lebih lanjut, Gubernur Longki juga mengingatkan bahwa kontestasi pilkada sudah berakhir, saatnya untuk kembali bersatu dan bersinergi membangun daerah.

Jangan ada lagi prasangka, apalagi saling membenci, saling memusuhi, menyebar ujaran kebencian, hoax dan provokasi yang pada akhirnya justru dapat merugikan masyarakat dan mengganggu kestabilan pemerintahan.

Baca Juga :   1.458 Personel Amankan Hari Raya Idul Fitri 1442 H

“Apalagi di Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah kota/kabupaten yang saudara-saudari pimpin masih dilanda pandemi dan  kita semua sedang berjuang bersama-sama untuk mengatasinya. Oleh karena itu, narasi-narasi yang sifatnya mengajak pada persatuan dan sinergitas merupakan kata kunci yang harus kita wujudkan demi menjaga asa dan semangat masyarakat bahwa insya allah, tidak lama lagi kita dapat bangkit dan keluar dari ujian pandemi covid-19,” kata Gubernur Longki di hadapan  Wali kota dan para bupati yang dilantik, Jumat (26/2/2021).

Berkaca dari itu, Gubernur juga menaruh harapan kiranya wali kota dan para bupati selaku pemimpin, sekaligus perumus strategi dan pengambil kebijakan di tingkat kota/kabupaten, agar pandai  membaca kekuatan dan peluang yang dimiliki, dalam rangka menyiasati kelemahan dan tantangan yang dihadapi. Kemudian, kata Longki, selaku pemimpin daerah, harus terus melakukan terobosan-terobosan yang kreatif dan inovatif, baik untuk mengatasi pandemi maupun mendorong akselerasi pembangunan di wilayahnya masing-masing.  

Gubernur Longki pun mengingatkan bahwa saat ini program vaksinasi telah memasuki tahap kedua, di mana petugas publik dan lansia menjadi target penerimanya. Ia harap wali kota dan bupati dapat segera berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan OPD terkait untuk membuat rencana aksi daerah guna menyukseskan vaksinasi, termasuk menyelesaikan tahapan vaksinasi kepada tenaga kesehatan apabila masih ada yang belum tuntas atau terlewatkan di wilayahnya.

Baca Juga :   Kanwil Kumham Sulteng Verifikasi PBH Baru

“Kemudian, harus  memastikan PPKM Mikro telah berjalan sesuai edaran Mendagri dan gubernur yaitu meningkatkan testing, tracking dan penyediaan tempat-tempat isolasi pasien positif yang memadai, serta melakukan realokasi dan refocusing anggaran untuk menanggulangi dampak Covid-19,”katanya.

Selain itu, bupati dan wali kota juga diminta menyusun dokumen-dokumen perencanaan pembangunan sebagai acuan untuk mengeksekusi dan merealisasikan janji-janji kampanye kepada masyarakat yang telah mempercayakan suaranya.

“Khususnya kepada Wali Kota Palu dan Bupati Sigi, saudara berdua memiliki beban ekstra karena dua daerah ini belum sepenuhnya pulih pascabencana  gempa bumi, tsunami dan likueifaksi  28 september 2018.  Untuk itu, saya mohon kepada saudara berdua untuk melanjutkan koordinasi dan tugas pekerjaan yang belum selesai guna mempercepat penyelesaian huntap dengan memberikan kepastian kepada penyintas yang berhak menerimanya, termasuk penyelesaian stimulan rumah rusak, santunan duka kepada ahli waris yang belum ter-cover di kementerian sosial, pemulihan infstruktur yang tertunda dan pembekalan life skill dan trauma healing kepada penyintas,”pesan Gubernur Longki

Baca Juga :   129 Pasien Covid-19 di Sulteng Sembuh

Di akhir sambutannya, Gubernur berpesan kepada Kepala Daerah dan Wakil kepala Daerah yang baru dilantik untuk saling menghormati, menghargai dan saling mengisi satu sama lainnya, jangan saling menjatuhkan.

“Tentunya kita harus belajar dari pengalaman-pengalaman beberapa kasus yang lalu,  ada kepala daerah yang bertengkar, tendang meja, tendang kursi, dan menurut saya hal itu tidak pantas untuk dipertontonkan kepada rakyat. Untuk itu saya mohon dengan sangat, kedepan kerjasama dan harmonisasi harus tetap dijaga,” pinta Gubernur.

Proses pelantikan yang dilaksanakan di Gedung Djojokodi Convention Canter (JCC) Jalan Muh. Yamin Palu dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, sehingga jumlah tamu undangan yang hadir terbatas.

Tamu undangan yang diperbolehkan masuk ke dalam ruangan pelantikan diwajibkan menjalani tes cepat Covid-19 terlebih dahulu dengan hasil non-reaktif.

 

Pihak keamanan dari kepolisian dan Satpol PP juga terlihat melakukan pengamanan di luar lokasi acara untuk mengawal pelantikan  tersebut. */WAN

Komentar

News Feed