oleh

Resmi Pimpin Palu, Hadi-Reny: Mari Bersama Bangun Palu Lebih Baik Lagi

SULTENG RAYA – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid dan wakilnya, dr Reny A Lamadjido resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola di gedung serbaguna Jodjokodi Convention Center ( JCC), Jalan Moh Yamin, Kota Palu, Jumat (26/2/2021).

Usai mengikuti prosesi penyumpahan, Wali Kota Hadianto bersama Wawali Reny langsung menuju ke Kantor Wali Kota Palu untuk mengikuti acara seremoni serah terima jabatan dari Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Palu, Asri L Sawayah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Palu yang telah memberikan kesempatan dan amanah untuk memimpin Kota Palu hingga 2024.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkot Palu untuk bersinergi untuk mebangun Kota Palu dengan program yang akan dituangkan dalam visi misi Pemkot Palu 2021-2024.

“Kami berdua mengucapkan terima kasih atas dukungan dan amanah yang diberikan masyarakat Kota Palu. Mari kita sama-sama bangun Kota Palu menjadi lebih baik,” kata Wali Kota Hadianto.

Ia mengatakan, kontestasi politik Pilkada 2020 sudah berakhir. Momen pelantikan merupakan lembaran baru dalam merajut persatuan dan kesatuan untuk membangun daerah dengan kerja-kerja nyata yang bersentuhan langsung kepada masyarakat.

“Tidak ada yang perlu ditakuti dan dikhawatirkan, mari kita bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kemajuan Kota Palu,” ucap Hadianto.

Menurutnya, kegiatan pembangunan daerah yang telah dilakukan di masa pemerintahan sebelumnya sudah baik, oleh karena apa yang belum terselesaikan, pemerintahan baru perlu melakukan pembenahan sebagai mana dinamika dalam menjalankan roda pemerintahan untuk kepentingan masyarakat.

Senada, Wawali Reny, turut mengharapkan dukungan dalam memimpin Kota Palu hingga 2024.

Baca Juga :   Ramadan, Telkomsel Ajak #BukaPintuKebaikan

“Terimakasih atas kepercayaan masyarakat yang telah mengantarkan kami berdua memimpin Kota Palu. Kami memohon dukungan kepada semua pihak untuk sama-sama kita bangun Kota Palu menjadi lebih baik lagi. Kami berharap, ini menjadi perjumpaan awal untuk menuju arah pembangunan darah yang lebih baik,” kata Wawali Reny.  

Pada kesempatan itu pula, secara resmi Wali Kota Hadianto meminta kepada semua pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palu untuk hadir bersama para kepala bidang, kepala seksi serta kepala bagian untuk hadir pada apel perdana yang ia pimpin pada Senin (1/3/2021).

Pantuan Sulteng Raya, usai mengikuti seremoni serah terima jabatan dari Plh Wali Kota Palu, Wali Kota Hadianto bersama wakilnya dr Reny langsung menuju ke kediaman Wali Kota Hadianto di Jalan Nuri.

Turut hadir, Gubernur Sulawesi Tengah terpilih, Rusdy Mastura, ketua dan sejumlah anggota DPRD Kota Palu, kepala OPD di lingkup Pemkot Palu serta jajaran anggota forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimpda) Kota Palu.

Sebagai informasi tambahan, Hadiyanto Rasyid merupakan Wali Kota Palu ketujuh sejak pembentukan Kota Madya Palu diresmikan menjadi Kota Administratif Palu berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1978 tentang Pembentukan Kota Administratif Palu.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tanggal 12 Oktober 1994, Mendagri Yogi S Memet meresmikan Kota Madya Palu dan melantik Rully Lamadjido sebagai Wali Kota pertama (1994-2000). Setelah Rully Lamadjido, Kota Palu dipimpin Baso Lamakarate bersama wakilnya, Suardin Suebo (2000-2004). Pada 2004 Baso Lamakarate meninggal dunia. Posisinya digantikan wakilnya, Suardin Suebo sejak 17 Mei 2004 hinga12 oktober 2005.

Wali Kota keempat dipimpin Rusdy Mastura dan wakilnya Suardin Suebo (2005-2010). Selanjutnya, Rusdy Mastura kembali terpilih menjadi Wali Kota Palu untuk periode keduanya setelah memenangkan Pemilihan Wali Kota Palu pada 2010. Wakilnya, Mulhanan Tombolotutu  (2010-2015).

Baca Juga :   BPOM di Palu Galakkan Pengawasan Pangan Olahan

Pada 19 Oktober 2015, setelah berakhirnya masa pemerintahan Rusdy Mastura-Mulhanan Tombolotutu, Moh Hidayat Lamakarate ditunjuk menjadi pejabat Wali Kota Palu hingga 17 Februari 2016. Kemudian, sejak 17 Februari 2016 hingga 17 Februari 2021, Kota Palu dipimpin Hidayat-Sigit Purnomo Said.

Bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Hidayat-Sigit pada 17 Februari 2021, Gubernur Sulawesi Tengah menunjuk Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, Asri L Sawayah sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Palu hingga Wali Kota Palu dan Wakil Wali Kota Palu terpilih, Hadianto Rasyid dan dr Reny A Lamadjido dilantik pada 26 Februari 2021.

Pada pemilihan Wali Kota Palu 2020, Hadiyanto Rasyid menggandeng dr Reny Lamadjido sebagai wakilnya. Pasangan dengan nomor urut 02 itu berhasil meraih perolehan suara sah sebanyak 64.249 suara, mengalahkan tiga pasangan calon lainnya, yakni pasangan nomor urut 01 Aristan-Wahyudin dengan hasil perolehan suara sah sebanyak 28.390 suara, pasangan nomor urut 03 Hidayat-Habsa 30.372 suara dan pasangan nomor urut 04 Imelda-Arena dengan hasil perolehan suara sah sebanyak 37.650 suara.

Hasil tersebut resmi ditetapkan melalui rapat pleno rekapitulasi surat suara tingkat KPU Kota Palu pada 17 Desember 2020 lalu.

 

TIGA KALI BERTARUNG PILWALKOT PALU

Wali Kota terpilih Hadianto Rasyid tercatat sudah tiga kali ikut bertarung dalam kontestasi pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu.

Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu tahun 2010 menjadi pencalonan kepala daerah Kota Palu pertama diikuti Hadianto Rasyid. Kala itu, Hadianto mencalon diri sebagai Wakil Wali Kota Palu berpasangan dengan Helmy D Yambas.

Baca Juga :   Aplikasi Perpanjangan SIM Online Diluncurkan

Pada kontestasi yang diikuti enam pasangan calon tersebut, berdasarkan hasil rapat pleno KPU Kota Palu pada 7 Agustus 2010 silam, pasangan Rusdy Mastura – Tony Tombolotutu menjadi pemenang dengan perolehan suara sah sebanyak 43.411 suara alias 32 persen.

Sementara, pasangan Helmy D Yambas menempati urutan keempat dengan perolehan suara sah sebanyak 17.285 atau 13 persen.

Urutan kedua, Habsa Yanti Ponulele – Armand Djanggola dengan perolehan suara sah sebanyak 38.287 suara atau 28 persen. Keudian, urutan ketiga Hidayat – Muchlis Yojodolo, dengan perolehan suara sah sebanyak 25.855 suara atau 19 persen.

Selanjtunya, posisi kelima adalah pasangan Kamil Badrun – Yos Sudarso dengan perolehan suara sah sebanyak 6.283 suata atau lima persen. Terakhir, pasangan independen Rusman Lamakasusa – Irianto Agan memperoleh suara sah sebanyak 4.884 suara atau 4 persen.

Pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu tahun 2015, Hadianto Rasyid kembali maju menjadi calon Wali Kota Palu, berpasangan dengan Wiwik Jumatul Rofi’ah. Harapan menjadi Wali Kota Palu kala itu masih kandas, karena pasangan Hadi-Wiwik hanya menempati urutan kedua perolehan suara terbanyak sebanyak 40.483 atau 27,13 persen.

Kontestasi Pilwalkot yang diikuti empat calon saat itu dimenangkan pasangan Hidayat-Sigit Purnomo Said, dengan perolehan suara 54.895 atau 36,78 persen. Pesaing lainnya, yakni pasangan Habsa Yanti Ponulele-Thamrin Samauna  medulang suara 29.779 atau 19,95 persen serta pasangan Mulhanan Tombolotutu-Tahmidi Lasahido dengan perolehan suara 24.082 atau 16,14 persen.

Selamat bertugas Wali Kota Hadiyanto dan Wakil Wali Kota dr Reny, semoga harapan masyarakat Palu untuk menjadikan Kota Palu lebih baik lagi, dapat terwujud. HGA/ANT

Komentar

News Feed