oleh

Bea Cukai Sinergi Pemprov Sulteng dan Stakeholder Ekspor Perdana Rempah Lokal ke Jepang

SULTENG RAYA – Provinsi Sulawesi Tengah dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan rempah-rempah dan hasil buminya. Berbagai macam komoditas yang dihasilkan tentu saja dapat menjadi potensi unggulan dalam dunia praktek perdagangan internasional saat ini.

Oleh karena itu, tak ketinggalan Bea Cukai Pantoloan turut serta mengambil peran dalam memaksimalkan potensi yang ada di daerah.

Setelah melakukan penjajakan ekspor, kerja sama, serta sinergitas dengan instansi terkait antara lain Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah, dan Balai Karantina Pertanian Kelas II Palu dalam beberapa bulan terakhir.

Akhirnya pada Jumat (26/2/2021), kegiatan ekspor perdana dengan komoditi bawang merah, kemiri, dan kelapa dengan total nilai ekspor sebesar 260.000 JPY atau 2.459 USD dan total berat 1.000 kg atau 1 ton dapat terlaksana. Adapun pengiriman komoditi ini dilakukan melalui jalur udara dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Baca Juga :   PP Muhammadiyah Dukung Pembentukan Holding BUMN UMi

“Jadi, kalau menurut saya kegiatan ekspor bawang merah, kemiri, dan kelapa ini akan berkelanjutan dengan baik jika segenap instansi terkait dapat mempertahankan sinergitas dalam upaya mendukung ekspor ini.” ujar Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo Djanggola, Jumat (26/2/2021).

Komitmen ini menujukkan upaya nyata Bea Cukai untuk terus mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) salah satunya melalui kegiatan #DorongEkspor. RHT

Komentar

News Feed