oleh

Kapolda Sulteng Launching Kampung Tangguh Nusantara di Talise Valangguni

SULTENG RAYA – Kapolda Sulteng, Irjen Pol Drs Abdul Rakhman Baso bersama Komandan Korem (Danrem) 132/Tadulako, Brigjen TNI Farid Makruf melaunching Kampung Tangguh Nusantara, Kamis (25/2/2021) pagi di RT 02/RW 04, Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikolore, Kota Palu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari Walikota Palu, Camat Mantikulore, Dwi Yanoeardi, Dandim 1603/Donggala, Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi, Kapolres Palu, AKBP Riza Faizal, Ketua RT 02/RW 04, Mohammad Asrum beserta pejabat terkait lainnya.

Acara tersebut diawali dengan paparan oleh Ketua RT 02/RW 04, dimana RT yang dipimpin oleh seorang bintara Polri itu memaparkan lima program unggulan tangguh diwilayahnya, diantaranya yang pertama tangguh dari segi COVID-19, tangguh dari segi kesehatan, tangguh dari segi keamanan, tangguh dari segi pendidikan dan yang terakhir tangguh dari segi gotong royong.

Baca Juga :   Cukup Rp16.800, Driver Gojek Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Sementara, Kapolda Sulteng yang juga didampingi Direktur Binmas, Direktur Pamobvit dan Kabid Humas itu mengatakan, TNI-Polri terus berinovasi dalam memutus rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia termasuk di Provinsi Sulawesi Tengah, diantaranya dengan membentuk sejumlah kampung sehat atau kampung tangguh nusantara di daerah-daerah dengan melibatkan stakeholder, termasuk masyarakat yang menjadi ujung tombak dalam inovasi tersebut.

“Kampung tangguh nusantara adalah program TNI-Polri untuk menjaga kesediaan pangan dan penguatan ekonomi rakyat akibat pandemi COVID-19, yang bersinergi dengan pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang tangguh di bidang ekonomi, bidang sosial budaya dan bidang keamanan dalam menghadapi pandemi COVID-19,” jelasnya.

Kapolda Sulteng juga menuturkan, pendirian kampung tangguh diprioritaskan di kelurahan, desa atau kampung yang angka penyebaran COVID-19, baik pasien positif, maupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pemantauan) yang masih cukup tinggi.

Baca Juga :   Kurma Khalas dan Golden Paling Dicari Masyarakat

Dengan kehadiran kampung tangguh diharapkan jadi wujud gotong-royong masyarakat untuk saling bantu memutus rantai COVID-19.

“Untuk itu, saya berpesan kepada warga masyarakat agar saling mengingatkan tentang bahaya COVID-19. Upaya pencegahan harus dilakukan dengan cara menerapkan protokol kesehatan secara ketat, yaitu 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, Membatasi Mobilisasi dan Interaksi). Sehingga ketika ada warga yang terkonfirmasi positif COVID-19, atau terdampak sosial ekonomi, warga melakukan langkah-langkah bersama-sama dengan dukungan pemerintah dan TNI-Polri,” harapnya.

Kegiatan tersebut, juga dirangkaikan dengan peninjauan 5 program unggulan RT 02/RW 04 yaitu peninjauan di Rumah Isolasi COVID-19, peninjauan perpustakaan mini dan lahan yang ditanami dengan sayur, rica tomat dan lain-lain.

Baca Juga :   Penerima BPUM Harap Hindari Kerumunan

Di sela-sela peninjauan, Kapolda Sulteng berencana akan membantu memberikan fasilitas wifi gratis di perpustakaan mini. */YAT

 

Komentar

News Feed