oleh

Suksesi Rektor Unismuh Palu, Senat Segera Kirim Tiga Nama ke Diktilitbang PP Muhammadiyah

SULTENG RAYA- Senat Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu akan segera mengirim tiga nama hasil Sidang Senat pemilihan rektor ke Majelis Diktilitbang Muhammadiyah di Kota Yogyakarta.

Ketiga nama yang akan dikirim itu adalah peraih suara terbanyak pertama, kedua, dan ketiga, yakni Dr. Rajindra, SE., MM, Dr. Osgar S Matompo S.H.,M.H.CLA, dan Dr. Farid, SE., MM.

Ketiga nama itulah peraih suara terbanyak di Senat pada hari Senin (22/2/2021), dari tujuh calon yang ikut bertarung memperebutkan hak suara 28 anggota senat yang hadir dari 33 orang anggota senat, lima orang diantaranya tidak sempat hadir.

Kata Ketua Senat Unismuh Palu, Rajindra, satu atau dua hari ini ketiga nama itu akan segera dikirim, saat ini senat tinggal menunggu persiapan dari panitia, karena panitia yang mempersiapkan berkas-berkas yang akan dikirim.

Baca Juga :   Lantik Para Wakil Dekan Fisip, Rektor Titip Pesan Hormati Dekan Sebagai Pimpinan di Fakultas

Ketiga nama itu di kirim ke Majelis Diktilitbang Muhammadiyah, bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi, setelah itu akan dilanjutkan ke Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Jakarta untuk ditentukan dan dilantik satu diantaranya sebagai rektor di bulan April 2021.

Namun kata Rajindra, biasanya proses untuk mendapatkan rekomendasi di Majelis Diktilitbang Muhammadiyah itu cukup lama, karena anggota mejelis pasti akan mengumpulkan data dan informasi yang terpercaya terkait ketiga nama itu.

Setelah menyelidiki dan menyimpulkan barulah mengeluarkan rekomendasi. Itupun rekomendasi yang dikeluarkan bisa lebih dari satu nama, bahkan bisa juga tiga-tiganya mendapatkan rekomendasi.

“Karena Pimpinan Pusat yang menentukan siapa yang akan menjadi rektor, maka biasa terjadi, rekomendasi yang keluar dari Majelis Diktilitbang lebih dari satu nama,”ujar Rajindra. Selasa (23/2/2021).

Baca Juga :   Rusunawa Untad Kini Siap Ditempati

Namun pastinya kata Rajindra, hasil pilihan PP Muhammadiyah tersebut sudah keluar dalam bentuk SK sebelum 11 April 2021, mengingat tanggal tersebut adalah batas jabatan rektor yang menjabat saat ini.

“Saat ini kita tinggal serahkan ke pusat, dengan harapan, siapapun nantinya yang keluar namanya di dalam SK dan dilantik di bulan April 2021, harus bisa diterima, karena itulah yang terbaik buat kita semua,”harap Rajindra. ENG

Komentar

News Feed