oleh

Mahasiswa FKIP Untad Ikut Program Kampus Merdeka

SULTENG RAYA-Setelah Kemendikbud membuka peluang bagi mahasiswa untuk menjadi tenaga pendidik di daerah terpencil, khususnya di jenjang SD melalui program kampus mengajar, program tersebut mendapat sambutan baik dan dukungan dari para mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untad, bahkan mereka antusias mengikuti program itu.

Dekan FKIP Untad, Dr. Ir. Amiruddin Kade mengtakan, sudah ada sekitar 90 orang mahasiswa FKIP Untad yang telah mendaftarkan diri mengikuti program kampus mengajar tersebut.

“Tentunya kami mendukung sekali program kampus mengajar ini, para mahasiswa sangat antusisas, sudah ada sekitar 90 mahasiswa yang mendaftar, dan sudah saya keluarkan rekomendasinya, mungkin masih akan bertambah lagi jumlahnya. Sebelumnya juga, program seperti ini sudah ada, namanya kampus mengajar perintis, dan mereka sudah pernah mengikuti ini,” katanya kepada Sulteng Raya, Jumat (19/2/2021)

Baca Juga :   Menilik Pengembangan Kampus IAIN di Sigi Topang Pembangunan SDM

Program tersebut kata dekan, sangat relevan dengan keilmuan FKIP yang memang dipersiapkan untuk mengajar, mengingat pada program kampus mengajar tersebut, mahasiswa akan mengajar di jenjang SD, untuk itu kata dia yang paling tepat adalah para mahasiswa PGSD.

Meski demikian kata dia, para mahasiswa yang dari prodi lain juga tetap bisa mengikuti program ini,  mengingat program tersebut terbuka untuk seluruh mahasiswa di setiap prodi, diseluruh Indonesia.

Untuk itu, dirinya mengimbau para mahasiswa agar mempersiapkan diri dengan baik, mengingat para mahasiswa akan mengajar dan akan tinggal beberapa waktu di daerah terpencil.

“Para mahasiswa yang berkompeten dan juga sehat jasmani , silahkan mendaftar, dan setelah ini anda mempersiapkan diri untuk mengajar di daerah terpencil, pahami apa yang dibutuhkan untuk mengajar didaerah terpencil,” ucap Dekan.JAN

Baca Juga :   Lima Pasangan Kepala Daerah Akan Dilantik Secara Virtual

Komentar

News Feed