oleh

Tujuh Rumah di Tolai Terbakar

SULTENG RAYA – Kebakaran hebat terjadi di Dusun IV Desa Tolai, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parmout), Sabtu (20/2/2021) pagi sekira pukul 07.00 Wita.

Kebakaran itu, mengakibatkan tujuh rumah warga hangus terbakar.

Kepala Badan Penanggulagan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parmout, Idran mengatakan, kebakaran itu diduga akibat arus pendek (korsleting listrik).

“Akibat korsleting listrik, korban kebakaran tujuh rumah,” ujar Idran.

Sementara, Aco salah seorang warga Dusun IV Tolai  mengatakan, salah satu yang menyebabkan banyaknya rumah terbakar akibat lambatnya mobil pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi kejadian.

“Mobil pemadam kebakaran lambat tiba di lokasi sehingga api cepat merambat ke rumah warga yang lain,” ujarnya.

Baca Juga :   Kepala BKPSDM Parmout Akui Keliru Lakukan Pergeseran Pejabat

Lambatnya mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian disebabkan karena jarak yang jauh dari kantor Satpol PP tempat mobil pemadam kebakaran bersiaga di Kota Parigi menuju ke lokasi kebakaran di Desa Tolai yang jaraknya sekitar 35 kilometer.

Belum diketahui berapa perkiraan kerugian akibat kebakaran tersebut.

Sementara, BPBD telah merilis nama-nama pemilik rumah korban Kebakaran yakni rumah I Kepala Keluarga (KK) Marzuki (51) bersama istri dan seorang anaknya berumur 11 tahun, rumah II dihuni dua KK yakni Edy (33) bersama istri dan dua anaknya berusia empat dan lima tahun KH Ansi (57) bersama istrinya Hj Nunduh (52). Rumah III dihuni satu KK atas nama Ejat (40) bersama istri dan empat orang anak masing-masing berusia 21 tahun, 17 tahun, delapan tahun dan bayi berusia tujuh bulan.

Baca Juga :   Kepala BKPSDM Parmout Akui Keliru Lakukan Pergeseran Pejabat

Selanjutnya, rumah IV dihuni satu KK atas nama Moh Ilyas umur (53) bersama istri dan dua orang anaknya berusia 17 dan 19 tahun. Kemudian rumah V dihuni oleh tiga KK yakni  Moh Nur (56) bersama istri, Moh Risman (36) bersama istri dan Abd Rahman (31) bersama istri dan seorang anaknya yang masih berusia dua tahun. Rumah VI dihuni satu KK yakni Hj Nurdia (56) yang tinggal bersama empat orang anaknya yang terdiri dari tiga anak perempuan berusia 30 tahun, 25 tahun, 20 tahun dan anak laki-laki berusia lima tahun. Selanjutnya, rumah ke-VII dihuni satu KK KH Harta (53) bersama istri dan dua anaknya yang sudah dewasa berusia 20 dan 25 tahun.

Baca Juga :   Kepala BKPSDM Parmout Akui Keliru Lakukan Pergeseran Pejabat

“Ada 10 Kepala Keluarga dan keseluruhan jiwa 34 jiwa yang menjadi korban kebakaran,” ujar Kepala BPBD Parmout, Idran.

Idran menambahkan, kebutuhan mendesak bagi para korban adalah tenda pengungsi, pakaian layak pakai, makanan siap saji dan perlengkapan bayi.

“Kami telah upayakan kebutuhan mendesak seperti tenda pengungsi, pakaian layak pakai, makanan siap saji dan perlengkapan bayi. Bagi masyarakat yang ingin membantu disilahkan untuk mengirimkan atau mengantar langsung ke Tolai,” jelasnya. AJI

Komentar

News Feed