oleh

BPS Sulteng Catat Penduduk Sulteng 2,9 Juta Jiwa

SULTENG RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, mencatat jumlah penduduk hasil dari Sensus Penduduk (SP) 2020 yang dilaksanakan September 2020, sebanyak 2,9 juta jiwa atau lebih tepatnya 2.985.734 jiwa.

Kepala BPS Sulteng, Dumangar Hutauruk, mengatakan, hasil SP2020 dibandingkan dengan SP2010 memperlihatkan penambahan jumlah penduduk sebanyak 350 ribu jiwa atau rata-rata sebanyak 35 ribu jiwa setiap tahun.

“Dalam jangka waktu 10 tahun sejak tahun 2010, jumlah penduduk Sulteng mengalami penambahan sekitarf 350,73 ribu jiwa atau rata-rata sebanyak 35,07 ribu setiap tahun. Bahkan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir (2010-2020) laju pertumbuhan penduduk Sulteng sebesar 1,22 persen per tahun. Serta, terdapat perlambatan laju pertumbuhan penduduk hampir dua persen jika dibandingkan dengan periode 1971-1980 sebesar 3,34 persen,” kata Dumangar Hutauruk, Kamis (21/1/2020).

Baca Juga :   Kurma Khalas dan Golden Paling Dicari Masyarakat

Perlu diketahui, kata dia, ada beberapa penyesuaian dilakukan dalam pelaksanaan SP2020 yaitu pelaksanaan SP online semula dilaksanakan pada 15 Februari-31 Maret 2020 diperpanjang hingga 29 Mei 2020. Selain itu, pendataan penduduk semula dilaksanakan pada Juli 2020 dimundurkan ke September 2020.

“Untuk, metode pendataan penduduk yang semula direncanakan secara wawancara dan wilayah dibagi menjadi dua zona dengan mempertimbangkan ketersediaan internet, yaitu zona yang menggunakan kuesioner kertas (paper and pencil interviewing, PAPI) dan zona yang menggunakan elektronik (computer assisted personal interviewing, CAPI), akhirnya dibagi menjadi tiga zona yaitu zona 1 Drop Off and Pick Up (DOPU) Kuesioner PAPI, zona 2 Non DOPU dan zona 3 wawancara,” jelasnya.

Baca Juga :   Cukup Rp16.800, Driver Gojek Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Ia menerangkan, hasil SP2020, pihaknya mencatat lima kabupaten atau kota lainnya dengan laju pertumbuhan penduduk di atas angka Sulteng, yaitu Morowali, Sigi, Tojo Una-Una, Poso dan Morowali Utara. Dari lima kabupaten tersebut, kata dia, Morowali memiliki laju pertumbuhan penduduk terbesar yakni 4,54 dibandingkan tahun 2010. Sementra itu, Buol, Banggai Kepulauan, Donggala, Toli-toli dan Parigi Moutong mempunyai laju pertumbuhan penduduk terkecil dengan nilai di bawah satu persen.

“Sementara, dari 2.985.734 penduduk Sulteng sebesar 90,04 persen atau sekitar 2.688.000 penduduk berdomisili sesuai KK atau KTP, sedangkan 10,0 persen atau sekitar 297.000 penduduk lainnya berdomisili tidak sesuai KK atau KTP. Sehingga, jumlah tersebut merupakan indikasi masih banyak penduduk asli yang masih tinggal di Sulteng  dan tidak banyak penduduk yang melakukan migrasi dari luar Sulteng,” ujarnya.

Baca Juga :   Pemkot Palu Tampung Saran Lewat Konsultasi Publik

Bukan hanya itu, kata dia, SP2020 mencatat jumlah penduduk laki-laki di Sulteng sebanyak 1.534,71 ribu jiwa atau 51,40 persen dari penduduk Sulteng. Sementara, jumlah penduduk perempuan di Sulteng sebanyak 1.451,03 ribu jiwa atau 48,60 persen dari penduduk Sulteng. Dari kedua informasi tersebut, maka rasio jenis kelamin penduduk Sulteng sebesar 105, yang artinya 105 laki-laki per 100 perempuan di Sulteng pada tahun 2020.ULU

Komentar

News Feed