oleh

BKKBN Sulteng Edukasi Tahapan PK21 Bagi Calon Supervisor

SULTENG RAYA – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tengah kembali melaksanakan program rutin pertemuan secara virtual, yakni ‘Selasa Menyapa’ pada Selasa (19/1/2021).

Selasa Menyapa kali ini mengusung tema sosialisasi Pendataan Keluarga (PK) 2021 diikuti PKB/PLKB dan para calon supervisor PK21. Pada kesempatan itu, materis difokuskan mengenai terkait tahapan PK21 disampaikan Koordinator Bidang Adpin Perwakilan BKKBN Sulteng, Muh Rosni dan petunjuk pengisian formulir PK F/I/PK/21 disampaikan Sub Koordinator Data dan Informasi Perwakilan BKKBN Sulteng, Indriani dan Widyaiswara Sumarni.

Terkait dengan PK21, Muh Rosni berpesan untuk selalu berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) keluarga berencana (KB), seperti dalam pemetaan kebutuhan dan rekruitmen sumber daya manusia (SDM). 

Baca Juga :   Kemenag Palu Launcing Gerakan Wakaf Uang Tunai ASN

Ia memaparkan, khusus di Kota Palu, pendataan menggunakan smartphone sebesar 85 persen dan formulir 15 persen.Adapun biaya operasional Kader PK per keluarga bagi formulir adalah Rp4.000 dan Rp5.000 untuk smartphone, dengan hasil verifikasi KK 2021 sejumlah 813.216.

“Kader PK dan target Keluarga berdasarkan estimasi hasil verifikasi KK kabupaten dan kota, selanjutnya didistribusi ke kabupaten dan kota, kecamatan hingga desa dan kelurahan. Mohon PKB selalu koordinasi dengan OPD KB,”pesan Muh Rosni.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Maria Ernawati, berpesan kepada seluruh peserta pertemuan virtual Selasa Menyapa agar terus berupaya meningkatkan kinerja di tahun ini, agar target belum tercapai pada tahun sebelumnya dapat dicapai.

Baca Juga :   Reses, Anggota DPRD Kembali Bagi-bagi Sembako

“Di tahun 2021 ini, mari kita belajar dari tahun sebelumnya tentang apa yang belum tercapai, sekarang kita mulai dengan perencanaan yang lebih bagus lagi, setiap bulan sudah harus ada target yang tercapai,” pesan Kaper BKKBN Sulteng, Maria Ernawati kepada PKB/PLKB saat membuka Virtual Meeting Selasa Menyapa.  

Menurutnya, kegiatan ‘Selasa Menyapa’ yang dicetus pada 2020 itu, hingga kini masih terus dilaksanakan sebagai ajang komunikasi, pembelajaran dan pembinaan kepada PKB/PLKB. Harapannya, program kerja PKB/PLKB berjalan maksimal, meningkatkan kemampuan petugas lini lapangan dalam pemanfaatan teknologi dan menciptakan komunikasi dua arah yang intens, agar terjalin hubungan transparan dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada customer.

Baca Juga :   Tiktok Cash Dan Snack Video Dihentikan, OJK Ajak Masyarakat Sulteng Pilih Investasi Berizin

“Masyarakat dan keluarga adalah customer pertama, kemudian ada mitra kerja seperti bidan, kepala desa, pak camat, PPKBD, Sub PPKBD, kalau mereka complain maka kita belum memberikan pelayanan yang baik,”imbuhnya. HGA

Komentar

News Feed