oleh

Diresmikan 1 Februari, Bank Syariah Hasil Merger Rampungkan Perizinan

SULTENG RAYA Tiga bank syariah hasil merger, Bank Syariah Indonesia (BSI) tengah saat ini dalam tahap finalisasi perizinan dan persyaratan penunjang lainnya sebelum diresmikan 1 Februari 2021 mendatang.

Ketua Project Management Office (PMO) Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah  BUMN, Hery Gunadi mengatakan project penggabungan bank syariah BUMN sudah dilakukan sejak Maret 2020. Dikatakannya, pekan ini, pihaknya akan menerima izin dari OJK.

Selain itu, ada sejumlah persyaratan yang akan dirampungkan sebelum tanggal peresmian dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia seperti peresmian nomenklatur bank, penetapan logo dan proses penunjang lainnya.

“Izin pekan ini ya, dari Kemenkumham juga dalam tahap finalisasi. Semoga berjalan dengan baik, mohon doanya ya,” kata Hery dalam webinar Syariah Economic Outlook: Ekonomi Syariah Indonesia 2021 dengan tema ‘Mewujudkan Ekonomi dan Keuangan Syariah sebagai Energi Baru dalam Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional’ bersama jurnalis di seluruh Indoenesia, Selasa (19/1/2021).

Baca Juga :   Gubernur Sulteng Lantik Lima Kepala Daerah Terpilih

Dirinya juga mengatakan, dengan hadirnya bank BUMN hasil merger tersebut, akan menciptakan bank syariah raksasa BUKU IV yang diharapkan akan menjadi satu dari 10 besar bank syariah raksasa di dunia, bersaing dengan negara-negara timur tengah.

“Dengan profil fundamental perusahaan yang kuat dari sisi aset dan aspek lainnya, kita berharap akan menciptakan warna baru untuk ekonomi Indonesia dan menjadi katalis pemulihan ekonomi pascapandemi,” tuturnya. RHT

Komentar

News Feed