oleh

Target Melayani 1.200 Penyintas Bencana, Pemprov Sulteng Bangun Dapur Umum di Sulbar

SULTENG RAYA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Sulteng dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng, merespon cepat bencana alam terjadi di Sulawesi Barat.

Kepala Dinsos Sulteng, Ridwan Mumu, menyampaikan, Gubernur Sulteng, Longki Djanggola telah memerintahkan pihaknya segera memberikan dukungan kemanusiaan di Sulbar. 

“Dinsos Sulteng akan memenuhi kebutuhan dasar berupa pelayanan dapur umum untuk mem-backup dapur umum Dinsos Sulbar sesuai SK Tanggap Darurat Sulawesi Barat selama 7 hari ke depan. Dalam sehari kita targetkan 1.200 penyintas untuk 2 kali makan siang dan malam,” ujar Ridwan Mumu, Sabtu (16/1/2021).

Dapur umum tersebut bertempat di Kompleks Kantor Gubernur Sulbar, tepatnya di depan Kantor Kanwil BPN Sulbar.

Baca Juga :   KPK Gelar Supervisi Bersama Pemprov Sulteng

Dinsos Sulteng juga membawa personil Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebanyak 50 orang, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) sebanyak 15 orang dan pegawai Dinsos terdiri dari Dinsos Sulteng, Dinsos Kota Palu serta Dinsos Kabupaten Parigi Moutong yang akan membantu evakuasi korban bencana, reruntuhan bangunan dan barang-barang warga.

“Kita berharap apa yang diberikan kepada Sulbar bisa mengobati kesedihan seperti mereka membantu kita saat bencana 28 September 2018,” kata Ridwan.

Sementara itu, Koordinator BPBD Sulteng, Andy Sembiring, menjelaskan, pihaknya beserta relawan juga menyediakan pelayanan dapur umum di depan Kantor Bappeda Sulbar.

Sebagai informasi tambahan, berdasarkan data BMKG, Sulbar diguncang gempa dangkal magnitudo 6,2 pada Jumat (15/1/2021) dini hari, sekira pukul 02.28 Wita. Gempa berpusat di darat, dengan kedalaman 10 kilometer, berada pada posisi 2.98 LS, 118.94 BT 6 kilometer Timur Laut Majene Sulbar.

Baca Juga :   Wali Kota Harap Masyarakat Berpartisipasi Bangun Infrastruktur

Guncangan gempa juga dirasakan di sejumlah daerah di Sulteng, seperti Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi hingga Parigi Moutong.NDY

Komentar

News Feed