oleh

Besok, STISIP Panca Bhakti Palu Gelar Wisuda ke-19

-Kota Palu-380 views

SULTENG RAYA – Besok, Ahad (17/1/2021), Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STISIP) Panca Bhakti Palu menyelenggarakan wisuda ke-19 di Hotel Best Westrn, Jalan Basuki Rahmat, Kota Palu.

Ketua Panitia, Drs. H. Aries Singi, M.Si, mengatakan, prosesi wisuda sudah mendapatkan izin dari kepolisian dan pihak hotel menerapkan standar ketat Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Pihaknya mengaku siap melaksanakan ketentuan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Adapun, kata dia, jumlah wisudawan-wisudawati sebanyak 132, terdiri dari Jurusan Administrasi Negara 118 orang dan Jurusan Komunikasi sebanyak 14 orang.

“Wisuda akan dilaksanakan tanggal 17 Januari 2021, adalah wisuda ke-19. Kesempatan ini, dimasa pandemi tentu kita berdasarkan protokol kesehatan, kita ketat untuk melaksanakan itu,” katanya kepada Sulteng Raya, disesi gladi, Jumat (15/1/2021) sore.

“Pengaturan secara teknis, telah sangat memperhatikan, seperti kursinya, maupun prosesi-prosesi yang mengedepankan itu (protokol kesehatan). Insyaallah berjalan lancar sampai akhir kegiatan. Kita juga sudah mendapat izin dari kepolisian,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga :   Bulog: Sektor Komersial Tetap Berorientasi pada Stabilisasi

Sementara itu, Ketua STISIP PB Palu, Dr. Muzakir Tawil, M.Si, menjelaskan, wisuda kali ini tradisi-tradisi sebelumnya, dengan mengundang orangtua atau perwakilan wisudawan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan wisudawan meraih gelar di STISIP Panca Bhakti Palu.

“Para wisudawan-wisudawati ini didampingi oleh keluarga, orangtua. Karena wisuda ini adalah mengapresiasi suatu keberhasilan, kebahagiaan, kesuksesaan, makanya harus dihadiri orangtua atau perwakilan wisudawan,” katanya.

Dirinya berpesan kepada lulusan ke-19 STISIP Paca Bhakti Palu untuk mengaplikasi pengetahuan yang didapatkan selama menimbah ilmu di sekolah tinggi swasta tertua di Sulteng itu. Apalagi, lanjutnya, tantangan saat ini adalah bagaimana lulusan mampu beradaptasi dengan teknologi dibidang masing-masing.

“Yang pertama, selaku lulusan STISIP Panca Bakhti Palu, dengan dua keahlian (administrasi publik dan komunikasi), kita telah membekali mahasiswa kita dengan pengetahuan dan kedisiplinan masing-masing, kita juga telah mempersiapkan mereka untuk menghadapi era digitalisasi 4.0 hingga 5.0. Mereka juga harus mengantisipasi perubahan dunia, kaitannya dengan Covid-19 ini, ilmu yang mereka dapatkan, kita persiapkan untuk menghadapi tantangan seperti itu. Kita berharap mereka bisa menyesuaikan dengan kondisi dengan bekal ilmu yang mereka dapatkan,” ucapnya.

Baca Juga :   Temui Kapolda Sulteng, Kepala BBTNLL Bahas Penanggulangan Tambang Emas Ilegal

Dirinya pribadi mengaku bangga dengan pencapaian anak didiknya yang telah menyelesaikan studi dengan beratnya tantangan belajar online dimasa pandemi. Harapannya, mereka para wisudawan mengamalkan pengetahuan untuk kemajuan daerah bahkan untuk nusantara.

“Kami bangga, bahwa kami bisa meluluskan, sejumlah yang telah kami persiapkan, cukup banya. Dan ini merupakan suatu keberhasilan bagi STISIP PB Palu. Kita tetap memperhatikan kebutuhan lapangan pekerjaan, juga mutu, kualitas, dan skill yang telah kita berikan,” tuturnya.

TANTANGAN LAPANGAN PEKERJAAN TIDAK MUDAH

Ia juga mengingatkan, bahwa tantangan dunia kerja dewasa ini tidaklah mudah, lulusan harus siap bersaing dengan lulusan-lulusan lain untuk merebut pintu-pintu kesuksesan. Namun, dirinya optimistis terhadap integritas yang dibina selama di STISIP Panca Bhakti Palu.

Baca Juga :   BPBD Dorong Pemohon Huntap Tondo II Segera Verifikasi Data

“Persaingan didunia kerja, bagaimana mengantisipasi kebutuhan tenaga kerja yang didasari oleh skill. Oleh karena itu, kita persiapkan seperti menganalisis masalah, membuat sebuah keputusan lalu menjadi pemimpin di era kedepan. Mahasiswa kita yang berbasis pengetahuan komunikasi, mereka juga mengantisipasi, karena era digital ini, komunikasi sangat relevan,” tuturnya.

Namun, Ia memberikan garansi untuk dunia kerja, bahwa lulusan yang pihaknya hasilkan berkualitas dan tahan banting sehingga mampu beradaptasi dengan situasi dan tantangan apapun di dunia kerja.

“Dari segi kualitas, kita bisalah dipercaya oleh masyarakat dan dunia kerja tentunya, bahwa mereka mampu bersaing,” katanya.

Acara seremonial tersebut akan mengundang Gubernur Sulteng dan stakeholder lainnya.

“Kita berharap, Gubernur atau perwakilannya bisa hadir, kami juga mengundang pimpinan Perguruan Tinggi, swasta maupun negeri, tokoh-tokoh masyarakat untuk bersama-sama hadir, tapi kami akan memaklumi kalau nantinya belum berkesempatan, karena ini di masa pandemi,” tutupnya. RHT

Komentar

News Feed