oleh

Kuasa Hukum Sebut Kliennya Bukan Pengedar

SULTENG RAYA – Kuasa Hukum oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Tolitoli berinisial HSW alias A (48), mengklarifikasi atas perbincangan publik yang menilai kliennya pengedar narkoba.

Kuasa Hukum, Andri Wawan mengatakan, kliennya merupakan pengguna narkoba sejak tahun 2000 silam, yang mana saat itu belum terangkat sebagai PNS di lingkup Pemkab Tolitoli.

“Saya klarifikasi adanya opini publik bahwa klien kami adalah bukan pengedar. Kami membantah terkait dengan adanya penggiringan opini itu,” katanya kepada Sulteng Raya, Rabu (30/12/2020).

Sebelumnya, oknum PNS HSW alias A (48) merupakan warga di Jalan WR Supratman Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli diciduk Unit Opsnal Sat Narkoba Polres Tolitoli pada Ahad (29/11/2020).

Baca Juga :   Bea Cukai Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Rokok Ilegal di Tolitoli

HSW  alias A ditangkap saat dirinya berada di tempat pangkas rambut yang ada di Jalan WR Supratman Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan. Berdasarkan hasil penggeledahan, disita 9 paket sabu dengan berat  2,85 gram dan satu buah kotak besi kecil tempat penyimpanan rokok.

Mengenai barang bukti itu, Andri menyebutkan, berat sabut yang disita berjumlah sedikit. Itu artinya, barang haram tersebut tidak digunakan untuk bisnis, melainkan digunakan berdasarkan kebutuhan kliennya.

“Penting adanya usulan kami terkait dengan assessment yang akan dilakukan sesuai dengan proseduran yang ada. Karena barang bukti yang dimiliki oleh klien kami, ketika diuji lab diangkat 0,5 gram,” sebutnya.

Selain itu, Advokat muda itu juga mengusulkan agar pemerintah menyediakan sarana dan prasarana rehabilitasi. Sehingga, para pelaku yang ditangkap bisa langsung direhabilitasi dan tidak lagi berada di sel tahanan.

Baca Juga :   Bea Cukai Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Rokok Ilegal di Tolitoli

“Dikarenakan Kabupaten Tolitoli tidak memiliki sarana prasarana yang memadai untuk rehabilitasi, kami ingin menyampaikan penting adanya sarana tersebut agar tidak terjadi tahanan badan terhadap warga yang kecanduan narkoba,” jelasnya.

Diketahui, Unit Opsnal Sat Narkoba Polres Tolitoli menciduk seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yaitu HSW alias A (48) warga di Jalan WR Supratman Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli.

Oknum PNS ini ditangkap di tempat pangkas rambut yang ada di Jalan WR Supratman Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, dan disita 9 paket sabu dengan berat bruto 2,85 gram dan satu buah kotak besi kecil tempat penyimpanan rokok.

Kasat Narkoba Polres Tolitoli, AKP S Kinsale mengatakan, tersangka HSW alias A ini ditangkap pada Ahad (29/11/2020) sekitar pukul 21.30 wita.

Baca Juga :   Bea Cukai Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Rokok Ilegal di Tolitoli

“Tersangka berstatus PNS di Kabupaten Tolitoli,” kata Kasat Narkoba.

Menurut Kasat Narkoba, berawal diperoleh informasi dari masyarakat bahwa di tempat pangkas rambut itu ada aktivitas dicurigai.

Atas laporan itu tambah Kasat Narkoba, tim langsung melakukan pengintaian, dan dilakukan penggerebekan di tempat pangkas rambut itu.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, tersangka HSW alias A sekarang sudah diamankan di Polres Tolitoli guna proses hukum lebih lanjut.*/RAF

Komentar

News Feed