oleh

Supratman Andi Agtas Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Salumpaga

SULTENG RAYA – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) asal Sulawesi Tengah, Supratman Andi Agtas melaksanakan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Desa Salumpaga, Kecamatan Tolitoli Utara, Kabupaten Tolitoli, belum lama ini. Meski dihadiri oleh ratusan peserta, sosialisasi empat pilar tersebut menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Seluruh warga yang hadir diwajibkan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Supratman menyebutkan, empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Semboyan Negara Bhinneka Tunggal Ika.

“Empat pilar kebangsaan merupakan salah satu faktor pendukung kuatnya benteng pertahanan Negara. Dengan empat pilar, kita mampu menjaga bangsa ini selama kurang lebih 75 tahun,” ujar Supratman Andi Agtas

Menurut Ketua Baleg DPR RI ini, empat pilar merupakan jati diri bangsa Indonesia karena berisi kumpulan nilai-nilai luhur yang harus dipahami seluruh masyarakat. Sosialisasi empat pilar, kata Supratman diharapkan bisa mengukuhkan jiwa kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme seluruh anak bangsa.

“Kita harus membumikan empat pilar sebagai jati diri bangsa, agar masyarakat semakin mencintai negeri ini,”jelasnya.

Selain melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Salumpaga, pada kegiatan yang dilaksanakan tanggal 14 November 2020 itu, Supratman juga menyampaikan bahwa pihaknya mendorong agar Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) dihidupkan kembali. Menurut politisi Partai Gerindra ini, GBHN sangat penting dihidupkan kembali agar menjadi penentu arah bagi pemerintah dalam memutuskan kebijakan publik. Supratman mengatakan, dengan diterapkan kembali GBHN, arah pembangunan bangsa menjadi lebih terarah. Ada kesinambungan pembangunan antara pemimpin bangsa.

“Pembangunan akan semakin tearah dan berkelanjutan, sehingga tujuan mensejahterahkan rakyat secara merata bisa dicapai,”jelasnya. WAN

Komentar

News Feed