oleh

BKKBN Sulteng Dianugerahi Penghargaan Predikat ZI WBK

SULTENG RAYA – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tengah berhasil meraih predikat Zona Intergritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK).

Perwakilan BKKBN Sulteng adalah salah satu dari lima unit kerja percontohan ZI WBK BKKBN yang memperoleh predikat tersebut.

Apresiasi dan penganugerahan itu dilaksanakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) secara virtual dibuka langsung Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof Ma’Aruf Amin, Senin (21/12/2020).

“Keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi sangat ditentukan oleh SDM (sumber daya manusia) yang unggul dan berintegritas yang dibutuhkan sebagai agen perubahan untuk kemajuan,” kata Wapres Ma’ruf Amin.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Maria Ernawati, mengatakan, pencapaian tersebut merupakan dukungan dari seluruh mitra kerja,komitmen pimpinan dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Penyluh Keluarga Berencana/Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB/PLKB).

Baca Juga :   Temui Kapolda Sulteng, Kepala BBTNLL Bahas Penanggulangan Tambang Emas Ilegal

“Perjuangan kita belum berakhir sampai di sini. Dengan semangat reformasi birokrasi, untuk membangun negeri, mari terus berkreasi dan berinovasi memajukan program Banggakencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) di Sulawesi Tengah, agar meraih WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) tahun depan,” harap Kaper Maria Ernawati usai mengikuti apresiasi dan penganugerahan secara virtual di Kantor Perwakilan BKKBN Sulteng.

Sebelumnya diberitakan, Perwakilan BKKBN Sulteng berkomitmen mewujudkan wilayah Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani  (ZI WBK/WBBM).

Sekretaris Perwakilan BKKBN Sulteng, Irmawati, mengatakan, untuk mewujudkan BKKBN Sulteng masuk wilayah ZI WBK/WBBM, ada dua cara dilakukan pihaknya, yakni terus mendorong para pegawai tidak korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), serta meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Kalau kami di BKKBN Sulteng baru menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani. Ada dua cara yang harus terus ditingkatkan, yakni memastikan pegawai bebas KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme) serta mendorong pegawai memberikan pelayanan kepada masyarakat yang prima,” kata Sekretaris Perwakilan BKKBN Sulteng, Irmawati, Senin (16/11/2020).

Baca Juga :   Mulai Senin, Pemeriksaan di Pintu Masuk Darat Palu Dihentikan

Olehnya itu, kata dia, BKKBN Sulteng terus mencoba mengubah mindset alias pola pikir serta cara pandang pegawai di lingkungan BKKBN Sulteng, untuk tidak melakukan korupsi, termasuk korupsi dalam bekerja atau korupsi waktu.

“Alhamdulillah, kita ini menuju lebih baik lagi. Karena memang itu yang diharapkan dari ZI. Jadi semuanya, bukan hanya korupsi uang saja, tetapi korupsi waktu kerja juga kita harus dihilangkan,” tegasnya.

Demi mewujudkan hal itu, Perwakilan BKKBN telah menerapkan daftar hadir ketat bagi pegawai. Pegawai wajib masuk kerja pada pukul 08.00 Wita sampai pukul 16.00 Wita, dengan memberikan waktu satu jam istirahat makan dan sholat (isoma) saat siang hari.

Baca Juga :   BBTNLL Monitoring Bantuan Usaha Produktif di Sigi

Dari sisi penganggaran, kata Irmawati, pihaknya sangat optimis tidak terjadi korupsi. Sebab, pihaknya telah memperketat pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan sampai pelaporan, semuanya menggunakan sistem aplikasi.

“Kalau sistemnya sudah menggunakan aplikasi, sepertinya ruang untuk korupsi anggaran itu sempit dan itu tidak mungkin terjadi. Dan itu telah kami lalukan di BKKBN,” ucapnya.

ZIWBK tidak hanya diterapkan dalam lingkungan kantor Perwakilan BKKBN Sulteng semata, pihaknya juga memberlakukannya kepada Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) atau Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

“Untuk PKB PLKB, semuanya terkontrol dari Aplikasi E-Visum, dalam melaksanakan setiap kegiatan mereka harus melengkapi dengan dokumentasi. Harapannya kepada mereka harus betul-betul melakukan kegiatan dan harus ada dokumentasinya. Jadi tidak adalah yang tidak bisa dikontrol,” tandasnya.HGA

Komentar

News Feed