oleh

BKKBN Dorong Peningkatan Akses dan Kualitas Pelayanan KB di Masa Pandemi Covid-19

SULTENG RAYA – Dalam rangka meningkatkan akses dan kualitas pelayanan keluarga berencana (KB) di masa pandemi Covid-19, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tengah melaksanakan sosialisasi perubahan perilaku pada masa pandemi Covid-19 bagi Penyuluh KB/Petugas Lapangan KB (PKB/PLKB) di salah satu hotel di Kota Palu, Rabu (2/12/2020).

Sub Koordinator Bina Kesertaan KB Jalur Pemerintah & Swasta Perwakilan BKKBN Sulteng, Helvrien Bohoh, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan KB bagi masyarakat, meski masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Selain itu, diharapkan adanya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tetap menggunakan alat kontrasepsi di masa pandemi  Covid-19. Pasalnya, pasangan usia subur yang tidak menggunakan alat kontrasepsi, potensi hamil sangat tinggi. Hal itu dapat berdampak pada meningkatnya angka kelahiran. Selain itu, hamil di masa pandemi Covid-19 sangat rentan tertular Covid-19.

Baca Juga :   Besok, STISIP Panca Bhakti Palu Gelar Wisuda ke-19

“Hamil di masa pandemi Covid-19, sangat rentan tertular Covid-19. Sehingga, diharapkan akses dan kualitas pelayanan KB tetap ditingkatkan di masa pandemi Covid-19. Kita juga berharap, dengan kegiatan ini dapat terwujud perubahan perilaku dalam pelaksanaan pelayanan KB dan meningkatkan pengetahun dan sikap peserta serta muncul perubahan positif dalam masa pandemi Covid-19, khususnya dalam hal penggunaan kontrasepsi dan mencegah putus pakai alat kontrasepsi. Serta meningkatkan capaian pelayanan KB yang MKJP (metode kontrasepsi jangka panjang) dan non MKGP yang aman dan berkualitas,” kata Helvrien Bohoh.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Maria Ernawati, mengatakan, program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), terutama penyuluhan KB tidak boleh berhenti.

Baca Juga :   Besok, STISIP Panca Bhakti Palu Gelar Wisuda ke-19

“Harus lanjut (penuluhan), karena kita adalah abdi negara, abdi masyarakat yang dari awal kita disumpah untuk melayani masyarakat. Kita harus tetap menjalankan program Bangga Kencana dengan baik. Tetapi, tentu saja harus mematuhi protokol kesehatan. Ingat pesan ibu, yakni selalu mematuhi 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak,” kata Kaper Erna.

Menurutnya, alasan PKB/PLKB dilibatkan dalam sosialisasi perubahan perilaku di masa pandemi Covid-19, karena PKB/PLKB adalah garda terdepan yang langsung bersinggunggan langsung dengan keluarga dan masyarakat.

“Kita harapkan, sebagai garda terdepan, PKB/PLKB terus berupaya mewujudkan Bangga Kencana. Saatnya kita mengajak masyarakat kembali mengatur jarak kehamilan, merencanakan dunia anak dengan cara mengikuti program KB. Salah satu tujuan KB yaitu menghindari 4T. Tetapi, ternyata susah juga untuk mengimplementasikannya. Ini perlu dilakukan terus menerus. Pekerjaan yang tidak mengenal lelah. Memberikan penyadaran kepada keluarga dan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga :   Besok, STISIP Panca Bhakti Palu Gelar Wisuda ke-19

Sebagai informasi tambaha, kegiatan itu diikuti 75 peserta PKB/PLKB. HGA

Komentar

News Feed