oleh

Kodim 1306/Donggala Pelayanan KB Kesehatan di Palu Utara

SULTENG RAYA – Kodim 1306/Donggala bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Palu menggelar Program Keluarga Berencana (KB) Kesehatan dalam bentuk bakti sosial (baksos) pelayanan KB Gratis kepada masyarakat dengan melibatkan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kota Palu di Aula Rapat Kantor Camat Palu Utara, Sabtu (28/11/2020).

PKB Kota Palu, Susi Hardiati, bersama rekan seprofesi pada kesempatan itu melakukan sosialisasi tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) kepada TNI dan ibu-ibu Persit serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga setempat yang hadir.

“MKJP merupakan metode kontrasepsi dengan tingkat keefektifan tinggi dan tingkat kegagalan rendah serta komplikasi dan efek samping lebih sedikit dibandingkan metode kontrasepsi lain,” jelas Susi Hardiati.

Baca Juga :   Besok, STISIP Panca Bhakti Palu Gelar Wisuda ke-19

Ia menjelaskan, sekali pemakaian MKJP dapat bertahan hingga tiga tahun bahkan sampai seumur hidup. MKJP terbagi beberapa jenis, seperti alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) atau biasa disebut intra uterine device (IUD), implan, medis operatif wanita (MOW) atau tubektomi dan medis operasi pria (MOP) atau lebih dikenal vasektomi.

“IUD merupakan alat kontrasepsi dimasukkan melalui serviks dan dipasang dalam rahim. Ada dua jenis IUD, yaitu yang mengandung tembaga dan yang mengandung hormone progesteron,” jelasnya.

Selanjutnya, kata dia, tubektomi merupakan kontrasepsi bertujuan menghentikan kesuburan dengan tindakan medis, berupa penutupan tuba uterine atau tuba falopii.

Kemudian, vasektomi merupakan metode kontrasepsi permanen bagi pria dengan prosedur klinis menghentikan kemampuan reproduksi pria, dengan jalan melakukan pengikatan atau pemotongan saluran sperma alias vas deferens, sehingga pengeluaran sperma terhambat dan pembuahan tidak terjadi.

Baca Juga :   Besok, STISIP Panca Bhakti Palu Gelar Wisuda ke-19

“Sementara itu, implan adalah alat kontrasepsi dipasang dibawah lapisan kulit pada lengan atas bagian samping dalam. Keseluruhan MKJP sangat efektif dalam mencegah kehamilan hingga 99 persen. Selain itu, jangka waktu pemakaian lebih lama, biaya terjangkau, tidak mempengaruhi produksi air susu ibu, yang pasti tidak ada perubahan fungsi seksual,” jelasnya.

Sebagai informasi tambahah, program KB Kesehatan yang dilakukan secara berkesinambungan setiap tahunnya itu, merupakan salah satu bentuk keseriusan TNI dalam mendukung program Pemerintah mewujudkan keluarga sejahtera.

Terkonfirmasi sebanyak 30 warga telah mendapatkan pelayanan KB, terdiri dari IUD 4, Implan 22, Suntik 1, Pil 1 dan Kondom 2.HGA

Komentar

News Feed