oleh

BEI Sulteng Ajak Perusahaan Lokal ‘Melantai’ di Bursa

SULTENG RAYA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Sulawesi Tengah bersinergi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulteng, menyelenggarakan webinar go public, mendorong perusahaan lokal memanfaatkan pasar modal demi peningkatan kapasitas dan permodalan, Kamis (26/11/2020).

Kepala Kantor Perwakilan BEI Sulteng, Dendy Faizal Amin, menyampaikan, webinar go public yang diselenggarakan menjadi sarana berbagi pengetahuan tentang akselerasi perusahaan dalam melantai di bursa efek.

Menurutnya, sangat banyak keuntungan bisa diraih ketika perusahaan tercatat dalam Initial Public Offering (IPO) atau keadaan dimana perusahan menjual sahamnya kepada masyarakat agar memperoleh dana tambahan.

“Usaha diharapkan dapat meraih akses pendanaan jangka panjang untuk meningkatkan  pertumbuhan perusahaan, baik dari sisi operasional maupun financial. IPO tersebut pada akhirnya akan menghadirkan berbagai peluang pengembangan usaha dan potensi mendapatkan mitra strategis,” kata Dendy.

Baca Juga :   Besok, STISIP Panca Bhakti Palu Gelar Wisuda ke-19

Bahkan, kata dia, saat ini, BEI membuka selebar-lebarnya kesempatan kepada seluruh perusahaan lintas kelas untuk melantai dibursa. Hal itu untuk mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia khususnya dimasa pandemi Covid-19.

“Ini juga dapat diakses perusahaan skala kecil dan menengah sehingga dapat tumbuh berkembang melalui instrumen yang ada di pasar modal seperti obligasi, investasi saham dan instrumen pendanaan lain,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Hipmi Sulteng, Ishak Basir mengatakan, dari webinar go public, pihaknya mencoba melakukan elaborasi demi mendorong para anggota menjadi mitra strategis memunculkan perushaan-perusahaan yang punya potensi melantai di bursa efek.

“Ini akan memantapkan usaha di Sulteng, karena yang disentuh bukan hanya perusahaan yang skala besar, tetapi seluruh segmentasi. Kita meyakini bahwa perekonomian dimasa akan datang, sangat bergantung kepada konstalasi yang terjadi di bursa efek, dampaknya terhadap sumbangsih ekonomi daerah,” tuturnya.

Baca Juga :   Besok, STISIP Panca Bhakti Palu Gelar Wisuda ke-19

Seminar Go Public itu, diisi oleh sejumlah narasumber yang kompeten di sektor pasar modal seperti Kepala UnitPengembangan Calon Perusahaan Tercatat BEI, Listyorini Dian Pratiwi, Corporate Secretary and Chief Financial Officer (CFO) PT Traskon Jaya Tbk., Direktut PT Indo Capital Sekuritas, Herman Sutanto. RHT

Komentar

News Feed