oleh

KPU Keluarkan Surat Penarikan Kartu Sulteng Sejahtera Paslon Rusdy – Ma’mun

SULTENG RAYA – Tim Hukum Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng Nomor 1, Mohammad Hidayat Lamakarate – Bartholomeus Tandigala menerima surat pemberitahuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah ihwal penyampaian penerusan sengketa administrasi dari Bawaslu berdasarkan laporan Tim Hukum Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor Urut 1 Hidayat – Bartho.

Di mana KPU Sulteng menerbitkan surat tindak lanjut rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulteng terhadap penerusan dugaan pelanggaran administrasi pemilihan.

Menurut Tim Hukum HEBAT, Ivan Yunjti Sunuh bersama tim mengapresiasi KPU mengeluarkan surat pemberitahuan penarikan Kartu Sulteng Sejahtera (KSS).

Pihaknya juga meminta kepada pihak KPU mengenai jangka waktu penarikan KSS tersebut, sebab kartu tersebut sudah beredar luas di masyarakat.

“Kami meminta waktu penarikan selama tiga hari. Bila belum dilaksakan diingatkan lagi untuk menarik KSS tersebut, sampai tiga kali diingatkan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Libur Lebaran, BPJS Kesehatan Prioritas Pelayanan Kontak Tidak Langsung

Ivan menegaskan, bila upaya tiga kali diingatkan tapi Tim Paslon masih membangkan terhadap tata cara kampanye mengenai pelanggaran, maka konsekuensinya Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur 02 tidak diikutkan dalam tahapan, karena adanya pembangkangan tata acara dan aturan main dalam kampanye.

Diketahui, surat tindak lanjut tersebut dengan Nomor 1049/HK.06-RK/72/Prov/XI/2020, pertama bahwa berdasarkan surat Bawaslu Sulteng Nomor 271/K.ST/PM/00.01/XI/2020, tanggal 17 November 2020 telah terjadi dugaan pelanggaran administrasi pemilihan terkait dengan penyebaran Kartu Sulteng Sejahtera (KSS) yang disebarkan oleh Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor 2 Rusdy Mastura – Ma’mun Amir.

Kedua bahwa berdasarkan hal tersebut Bawaslu Sulteng merekomendasikan laporan Nomor 04/REG/LP/PG/PROV/26.00/XI/2020 untuk diproses sebagai pelanggaran administrasi. Ketiga, bahwa memperhatikan angka 1 dan angka 2 perlu melakukan pencermatan dan penelitian  dengan langkah, a. Mencermati kembali data atau dokumen rekomendasi Bawaslu Sulteng atau kajian dugaan pelanggaran Nomor 04/REG/LP/PG/PROV/26.00/XI/2020. Pada huruf b.

Baca Juga :   Cawu I, DPRD Melaksanakan 10 Agenda Sidang

Mencermati formulir laporan Nomor 04/REG/LP/PG/PROV/26.00/XI/2020, dan melakukan klarifikasi kepada saudara Irfan selaku pelapor pada 23 November 2020 pukul 10. 00 di kantor KPUD Sulteng. Kemudian pada huruf c. Melakukan klarifikasi dan permintaan keterangan dari pihak terlapor yakni Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor 2 yang diberikan kuasa kepada Tim Hukum Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor 2.

Keempat bahwa berdasarkan hasil pencermatan dan penelitian sebagaimana dimaksud pada angka 3, huruf a. Kartu Sulteng Sejahtera dicetak, digunakan, dan disebarkan oleh Tim relawan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor urut 2 Rusdy Mastura – Ma’mun Amir di wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, dan Kabupaten Donggala di masa kampanye.

Baca Juga :   Bagi Takjik Gratis, TP-PKK Ingatkan Pengendara Patuh Prokes

Pada huruf b. Kartu Sulteng Sejahtera bukan merupakan bentuk dan jenis Bahan Kampanye (BK) sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 26 ayat 1 huruf a sampai dengan huruf i, Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2020 perubahan atas PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Bahwa berdasarkan pencermatan dan penelitian atas rekomendasi Bawaslu Provinsi Sulteng Nomor 271/K.ST/PM.00.01/XI/2020 dan klarifikasi kepada para pihak, maka KPUD Sulteng menyatakan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor 2 Rusdy Mastura – Ma’mun Amir. Satu  terlapor terbukti melakukan pelanggaran andministrasi pemilihan. Dua Memberikan peringatan terlapor. Tiga, memerintahkan kepada terlapor melakukan penarikan Kartu Sulteng Sejahtera. Dan keempat, menyampaikan bukti penarikan Kartu Sulteng Sejahtera kepada KPU Sulteng. *WAN/NDY

Komentar

News Feed