oleh

PK21 di Sulteng Bakal Melibatkan 4.000 Petugas Pendata

SULTENG RAYA – Pendataan Keluarga (PK)  sejatinya dilaksanakan pada tahun ini, namun akibat pandemi Covid-19, mengharuskan PK 2020 alias PK20 tertunda. Finalnya, PK dilaksanakan pada 2021.

Khusus di Sulawesi Tengah, Pendataan Keluarga 2021 alias PK21 mulai dilakukan uji coba oleh Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulteng hari ini, Selasa (24/11/2020) di dua desa di Kabupaten Sigi, yakni Desa Pombewe dan Desa Lolu. Pada uji coba itu, BKKBN Sulteng menyasar 100 kepala keluarga (KK).

Kepala Bidang Advokasi, Pergerakan dan Informasi (Adpin) Perwakilan BKKBN Sulteng, Muhammad Rosni, untuk memaksimalkan dan menyukseskan PK21, pihaknya akan melibatkan 4.000 petugas pendata se-Sulteng.

Baca Juga :   Vaksinasi Tahap Kedua Sampai Juni 2021

“Kita akan melibatkan sekitar 4.000 petugas untuk melakukan pendataan di seluruh kabupaten dan kota se-Sulteng. Petugas yang diterjunkan adalah para tenaga kader BKKBN, yakni Penyuluh KB, PPKBD (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa) dan sub PPKBD. Mereka dibagi menjadi manager, supervisor dan kader pendata,” jelas Muhammad Rosni, Selasa (24/11/2020).

Sebagai informasi tambahan, PK merupakan kegiatan untuk menghasilkan data mikro berbasis ‘by name by address’. PK21 merupakan kegiatan strategis Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Hasil pendataan dipakai untuk kepentingan perencanaan, evaluasi dan pengukuran kinerja hingga di wilayah administrasi terkecil.

Pendataan Keluarga digelar secara periodik lima tahunan. Terakhir PK digelar tahun 2015. Saat itu pendataan mencakup 63,3 juta keluarga dari total 69,8 juta keluarga disasar atau mencakup 90,66 persen keluarga di Indonesia.

Baca Juga :   Pusdatina Sulteng Catat 146 Pasien Covid-19 Sembuh

Hasil PK tidak sebatas digunakan BKKBN saja, PK juga bisa digunakan mendiagnosa kemiskinan, ketertinggalan pembangunan hingga keluarga berkualitas dengan kondisi berbeda-beda antarwilayah.HGA

 

Komentar

News Feed