oleh

Kapolda Sulteng Dan Pangdam Merdeka, Tinjau Lokasi Penembakan Terduga Teroris

SULTENG RAYA – Kapolda Sulteng, Irjen Pol Drs Abdul Rakhman Baso bersama Pangdam Merdeka Mayjen TNI Santoso Gunawan Matondang, meninjau tempat kejadian perkara (TKP) penangkapan terduga teroris DPO Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Rabu (18/11/2020) sekira pukul 08.00 Wita di lapangan Desa Bolano, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong (Parmout).

Informasi yang dihimpun, rombongan tiba dan mendarat menggunakan helikopter disambut oleh Wakapolda Sulteng, Brigjen Pol Hery Santoso dan Danrem 132/ Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf, Kapolsek Moutong AKP Siswanto, Kasat Sabhara Polres Parmout AKP I Wayan Boni Patius, Kapolsek Bolam  Ipda Masykuri dan Camat Bolano Drs. Sudarso.

Selanjutnya, rombongan Kapolda Sulteng dan Pangdam Merdeka menuju TKP Penembakan DPO MIT di Desa Bolano Barat, Kecamatan Bolano, tepatnya di dusun 3 di perkebunan milik saudara Bahrin dengan tujuan mengetahui secara langsung tempat dimana para DPO berhasil dilumpuhkan.

Setibanya di TKP, Kapolda Sulteng Irjen Pol Drs. Abd. Rakhman Baso bersama rombongan melaksanakan dialog bersama unsur muspika Kecamatan Bolano, Kades Bolano Barat, Kades Bolano dan warga sekitarnya.

Kapolda Sulteng sangat mengapresiasi warga dan pemerintahan setempat yang telah berpartisipasi dalam proses penagkapan DPO sampai dengan evakuasinya.

Kunjungan tersebut tentu saja mendapatperhatian masyarakat sekitarnya, apalagi rombongan tersebut menggunakan helikopter yang jarang terlihat di kampung tersebut.

Diketahui, Selasa 17 November 2020 kemarin, dua DPO MIT berhasil dilumpuhkan di wilayah tersebut dan keduanya meninggal dunia karena melakukan perlawanan saat dilakukan upaya hukum. Dan saat ini kedua jenazah masih berada di RS Bhayangkara Palu untuk dilakukan proses identifikasi. */YAT

Komentar

News Feed