oleh

Melayani Pemilih Positif Covid-19, Petugas TPS Harus Pakai APD Lengkap

SULTENG RAYA – Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, Asri L Sawayah, meminta agar penyelenggara pemilihan kepala daerah di Kota Palu agar selalu menyediakan alat pelindung diri (APD) lengkap di tempat pemungutan suara (TPS), khususnya di daerah terdeteksi ada pasien positif Covid-19.

“Untuk melayani pasien Covid-19 nantinya, petugas harus dilengkapi APD lengkap,” kata Sekkot Asri saat memimpin rapat koordinasi tim desk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Palu di ruang kerja Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palu, Rabu (18/11/2020).

Rapat dihadiri sejumlah pihak itu, baik dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), TNI-Polri serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tersebut, dalam rangka evaluasi dan tindak lanjut penyelesaian masalah-masalah terkait tahapan Pilkada.

Baca Juga :   Polisi Pastikan Distribusi Bansos ke Sulbar Aman

Pada kesempatan itu, Sekkot Asri mendengar langsung laporan-laporan peserta rapat terkait kesiapan pelaksanaan Pilkada Kota Palu. Salah satunya, dari pihak KPU, melaporkan bahwa logistik saat Pilkada sudah berada di Palu terkecuali kertas surat suara masih di Makassar.

Selain itu, KPU melaporkan kepada Pemkot Palu, rencananya pelaksanaan debat terbuka sesi ketiga digelar di Hotel Santika pada 28 November 2020 mendatanga. Pada 21 November 2020, akan dilaksanakan simulasi pemilihan di halaman kantor Wali Kota Palu.

Sebagai informasi tambahan, berdasarkan laporan harian Pusat Data dan Informasi (Pusfdatina) Covid-19 Sulteng per Rabu (18/11/2020), pasien positif Covid-19 di Kota Palu kembali mengalami ketambahan 10 pasien positif Covid-19. Di hari sama, terdapat dua pasien dinyatakan sembuh serta seorang lainnya meninggal dunia.

Baca Juga :   Pansus Ranperda P3HA Beri Empat Rekomendasi

Hingga Rabu kemarin, masih terdapat 118  pasien di daerah itu dirawat di rumah sakit, tersebar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata sebanyak 17 orang, RSU Anutapura Palu 20 orang, RSUD Madani 24 orang, RS Darurat Pemprov Sulteng lima orang dan 51 orang lainnya melakukan karantina mandiri.

Melihat kondisi perkembangan kasus positif yang masih terus bertambah, sebaiknya masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak yang disingkat 3M. HGA

Komentar

News Feed