oleh

Reses Anggota DPRD Donggala, Warga Manimbaya Keluhkan Jalan

SULTENG RAYA – Anggota DPRD Kabupaten Donggala, Alex mendengarkan aspirasi masyarakat saat melaksanakan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) tiga Desa Manimbaya, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala, Kamis (5/10/2020).

Salah satu keluhan masyarakat dalam reses itu, yaitu jalan desa yang tak kunjung diperbaiki.

Anggota DPRD Donggala, Alex mengatakan, reses yang dilakukan anggota DPRD tujuannya untuk menjaring aspirasi masyarakat. Aspirasi itu bukan hanya dalam bentuk permintaan, tetapi juga dalam bentuk keluhan.

“Jadi reses ini untuk mengetahui apa saja permintaan dan keluhan warga. Ingat permintaan bisa menjadi keluhan. Tetapi ada keluhan yang tidak berbentuk permintaan, dengan begitu kami bisa mengetahui secara pasti kondisi dan kebutuhan warga di desa,” tuturnya.

Baca Juga :   Bupati Donggala Bahas Rehab Rekon Bersama Wakil Menteri PUPR

Di Kabupaten Donggala kata dia, anggota DPRD melaksanakan reses sebanyak empat kali dalam setahun. Pada umumnya reses dilaksanakan dengan cara tatap muka dengan masyarakat yang mereka wakili suaranya.

Lebih lanjut pada reses kali ini, ada sejumlah aspirasi yang disampaikan warga, mulai dari permintaan masyarakat untuk perbaikan jalan, bantuan pembangunan rumah ibadah, serta keinginan masyarakat agar di Desa Manimbaya didirikan menara telekomunikasi, sehingga masyarakat bisa mendapat sinyal telekomunikasi.

“Warga juga meminta agar dibuatkan kandang sapi permanen, bantuan alat perbengkelan, alat penggembur tanah untuk petani palawija, fasilitas olahraga untuk pemuda, serta meminta agar petani diberikan penyuluhan untuk meningkatkan hasil panen,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Alex berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat tersebut melalui sidang paripurna yang dihadiri oleh Bupati Donggala. Sehingga, program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Donggala berpijak pada kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :   Polisi Ajak Masyarakat Cegah Radikalisme

“APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Donggala tidak akan keluar jika peruntukannya bukan untuk masyarakat, ingat itu. Hampir semua aturan mulai dari Undang-undang, Peraturan Presiden, Peraturan Menteri, Peraturan Gubernur, Peraturan Bupati, dan Peraturan Desa, merujuk atau peruntukan anggarannya untuk masyarakat,” jelasnya.

Alex berharap, agar hasil reses 30 Anggota DPRD Kabupaten Donggala dapat menjadi dasar untuk merumuskan program kerja setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Donggala. ADK

Komentar

News Feed