oleh

Pelayanan BKKBN Tetap Berjalan, Pegawai dan Pengunjung Wajib Patuh 3M

-Berita-dibaca 291 kali

SULTENG RAYA – Pandemi Covid-19 tidak menghentikan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tengah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Demi menghindari adanya penularan atau penyebaran Covid-19 di lingkungan BKKBN Sulteng, pihaknya mewajibkan para pegawai untuk menerapkan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Begitu juga sebaliknya, protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19 juga diberlakukan bagi masyarakat jika ingin dilayani BKKBN. Sebelum masuk wilayah kantor BKKBN, pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di fasilitas telah disiapkan di sejumlah titik di area Kantor BKKBN Sulteng, diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas serta wajib menjaga jarak.

“Karena kami adalah pelayan masyarakat, kami terus melakukan pelayanan dengan baik meski dalam masa pandemi ini. Meski begitu, kami menganjurkan kepada pegawai untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19, khususnya menerapkan 3M atau memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Maria Ernawati, Jumat (6/11/2020).

Selain itu, pihaknya juga menerapkan pola kerja sebagian pegawai bekerja dari rumah alias work from home (WFH).

Demi mendukung daya tahan tubuh sumber daya manusia (SDM) tetap terjaga, BKKBN Sulteng juga diberikan covid kit, berisi madu, disinfektan, hand sanitizer, vitamin C dan vitamin E.

“Untuk karyawan kami berikan covid kit. Itu isinya ada madu, disinfektan, hand sanitizer, ada vitamin C dan vitamin E,” terangnya.

Penerapan prokes 3M tidak hanya diharapkan dilakukan para pegawai BKKBN, namun ia juga mengimbau kepada seluruh penyuluh keluarga berencana (PKB) dan pelaksana tugas keluarga berencana (PLKB) serta kader institusi masyarakat se-Sulteng, agar terus menerapkan prokes dalam menjalankan tugas atau pelayanan kepada masyarakat.

“Imbauan tetap 3M terus kita ingatkan kepada PKB/PLKB maupun para kader di seluruh kabupaten dan kota se-Sulteng dalam pelaksanaan kegiatan pelayanan KB. Untuk pembinaan kesertaan ber-KB termasuk KIE dan  konseling, kita anjurkan menggunakan media daring dan medsos  atau kunjungan langsung dengan memperhatikan jarak ideal,” tuturnya. HGA

Komentar

News Feed