oleh

BKKBN Sulteng Fokus Benahi KKB Sudah Dicanangkan

SULTENG RAYA – Sudah satu tahun tidak terdengar lagi ada pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KKB) dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Sulawesi Tengah.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Maria Ernawati, mengatakan, saat ini BKKBN Sulteng memang belum menambah atau mencanangkan KKB baru lagi di daerah itu, lantaran pihaknya kini fokus melakukan bimbingan terhadap KKB telah dicanangkan. Harapannya, KKB dapat meningkat menjadi kategori lebih baik.

Kumala Digifest

“Memang untuk dua tahun ini tidak ada Kampung KB baru. Sekarang kita lebih fokus pada yang ada (KKB telah dicanangkan) dulu. Jangan mencanangkan terus, tapi tidak ada suatu gerakan yang  implementatif,” kata Kaper Maria Ernawati, Jumat (6/11/2020).

Selain itu, penundaan pencanangan KKB juga merupakan target dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI agar tidak mencanangkan KKB baru di seluruh Indonesia, termasuk di Sulteng.

“Selain itu, penundaan pencanangan Kampung KB juga itu merupakan target dari Mendagri yang menyampaikan untuk belum mencanangkan Kampung KB baru di seluruh Indonesia, termasuk di Sulteng. Sekali lagi, dalam hal ini BKKBN diminta untuk fokus melakukan bimbingan terhadap Kampung KB yang telah dicanangkan, dengan tujuan untuk meningkatkan kategori menjadi jauh lebih bagus lagi,” jelasnya.

Demi mewujudkan tujuan keberadaan Kampung KB, sejumlah program hanya difokuskan sementara di Kampung KB percontohan. Kampung KB percontohan dimaksud masing-masing ada satu di setiap kabupaten, kecuali Kota Palu memiliki dua Kampung KB percontohan, yakni Kampung KB di Lorong Bakso, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur dan Kampung KB di Kelurahan Pantoloan Boya, Kecamatan Tawaeli.

“Program akan difokuskan di Kampung KB percontohan. Dengan harapan, bisa menjadi pemicu sektor terkait, untuk terlibat dalam Kampung KB lainnya, jika indikator kebershasilannya sudah terlihat,” ucapnya.

Sebagai informasi tambahan, sejak 2016 sampai 2019, sebanyak 342 Kampung KB telah dicanangkan di daerah itu, termasuk 19 diantaranya berada di kota. Sebanyak 339 diantaranya dicanangkan BKKBN Sulteng. Sementara, tiga lainnya dicanangkan secara mandiri Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, menggunakan Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palu tahun 2019.

KKB merupakan program diresmikan Presiden Joko Widodo pada 14 Januari 2016  lalu. Program itu bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara, melalui program kependudukan dikemas dalam program banggakencana, serta pembangungan sektor terkait lainnya, dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Selain itu, program KKB juga bertujuan memfasilitasi, mendampingi dan meminta masyarakat menyelenggaran program banggakencana, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan.

Salah satu latar belakang Kampung KB dibentuk adalah untuk mengangkat dan menggairahkan kembali program KB, guna menyongsong tercapainya bonus demografis diprediksi terjadi pada 2010 hingga 2030 mendatang. Hal tersebut mendorong BKKBN mendekatkan program KKBPK kepada masyarakat melalui pembentukan Kampung KB di Sulteng.HGA

Komentar

News Feed