oleh

Manfaat Kampung KB Mulai Dirasakan Masyarakat

SULTENG RAYA – Keberadaan Kampung Keluarga Berencana (KB) di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di daerah terpencil.

Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tengah, Maria Ernawati, mengatakan, sejak pencanangan pada 2016 hingga 2019, Kampung KB di Sulteng terus menunjukan progress positif kepada masyarakat.

Kumala Digifest

“Alhamdulillah dari yang telah dicanangkan, syukur kita ini ada progress,” kata Kaper BKKBN Sulteng, Maria Ernawati, Kamis (5/11/2020).

Salah satu Kampung KB yang sangat terlihat progres positifnya, yakni Kampung KB di Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai. Menurutnya, sebelumnya warga di kampung tersebut kesulitan mendapatkan air bersih, bahkan tidak memiliki jamban. Akbibatnya, banyak masyarakat di daerah itu kurang sehat.

Baca Juga :   Melalui BKB dan GenRe, BKKBN Berupaya Tekan Stunting di Sulteng

Setelah adanya pencanangan Kampung KB oleh BKKBN Sulteng, kata Erna, sapaan akrab Maria Ernawati, sejumlah program dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai mulai difokuskan ke daerah itu.

“Dengan adanya kampung KB, kemudian ada respek dan respon yang baik dari pemerintah kabupaten, dibuatlah satu aliran air atau pipanisasi kepemukiman warga. Kalau tidak salah ada sekitar 30 km lebih dan sekarang masyarakat sudah menikmatinya,” katanya.

Kampung KB adalah satu kampung ditetapkan BKKBN dengan beberapa syarat, yakni daerah terpencil, daerah miskin, daerah capaian programnya kurang dan daerah jauh dari akses fasilitas umum.

“Ini yang kita pilih, supaya daerah ini bisa maju sesuai dengan daerah-daerah sekitar. Pokoknya daerah itu daerah yang termarjinalkan, entah itu karena miskin, karena stunting dan banyak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Kita pilih, kita jadikan kampung KB untuk supaya bisa ada percepatan penggarapannya, tentunya dengan tujuan agar sama dengan daerah-daerah atau kampung di wilayah sekitarnya,” tandasnya.

Baca Juga :   Ingat! Usia Ideal Menikah Perempuan 21 Tahun

Sebagai informasi tambahan, sejak pencanangan pada 2016 hingga 2019, kini Sulteng memiliki 342 kampung KB tersebar di seluruh kabupaten dan kota.

Dari 342 itu, sebanyak 339 diantaranya dicanangkan BKKBN Sulteng. Sementara, tiga lainnya dicanangkan secara mandiri Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, menggunakan Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palu tahun 2019.

Kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) atau kini lebih dikenal banggakencana.HGA

Komentar

News Feed