oleh

Tiga Paslon Bupati Tolitoli Debat Terbuka di Palu

SULTENG RAYA – Guna mengurangi pemborosan anggaran, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat publik terbuka ketiga pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah.

Hal itu disampaikan Komisioner Devisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Parmas dan SDM, Muhadir kepada Sulteng Raya, Ahad (1/11/2020).

Menurutnya, debat publik terbuka ini sengaja diselengarakan di Palu guna mengatasi pemborosan anggaran yang akan dikeluarkan oleh pihak KPU Tolitoli.

“Jika debat terbuka ini dilaksanakan di Kabupaten Tolitoli maka pihak KPU Tolitoli akan mengeluarkan anggaran lebih besar lagi dibanding dilaksanakan di Palu,” kata Muhadir.

Muhadir menyebutkan, pelaksanaan debat terbuka ini yang dilaksanakan di Palu hanya menghabiskan anggaran sebesar Rp900 juta sedangkan kalau dilaksanakan di Kabupaten Tolitoli kemungkinan besar KPU Tolitoli mengeluarkan anggaran berkisar Rp1 Miliar.

“Kenapa demikian bisa menghabiskan anggaran Rp1 Miliar rupiah jika dilaksanakan di Tolitoli, mobilisasi alatnya yang mahal maka dari itu debat terbuka tiga paslon ini yakni Rahman Hi. Budding pasangan Moh Faisal Bantilan, Muchtar Deluma pasangan Bakri Idrus serta Amran Hi. Yahya pasangan Moh Besar Bantilan kami laksanakan di Palu,” sebutnya.

Diketahui, untuk pelaksanaan debat publik terbuka dimulai pada Ahad 1 November 2020 yang ditayangkan secara live di INEWS TV. Debat itu akan berlangsung selama dua hari.

“Untuk itu harapan kami selaku penyelengara KPU Tolitoli, berharap debat publik terbuka ini bisa disaksikan langsung oleh warga Tolitoli melalui siaran Televisi tepat pukul 15:00-17:00 dan 16:00-18:00 wita. Pihak KPU juga berharap semoga pelaksanaan debat publik terbuka ini terselenggara dengan baik dan aman,” harapnya. TAM

Komentar

News Feed