oleh

Wagub Ajak Pramuka Bersatu Menanggulangi Pandemi Covid-19

SULTENG RAYA – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Rusli Baco Dg Palabbi mengajak kepada Pramuka  bersatu menanggulangi pandemi covid-19 di wilayahnya.

Ajakan itu disampaikan saat mengikuti apel kesiapsiagaan relawan pramuka peduli bencna dan peringatan sumpah pemuda ke-92 di Gedung Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Sulteng, Rabu (28/10/2020).

“Pramuka harus tetap bersatu dan bangkit dan tidak boleh tercerai-berai. meskipun berbeda, harus tetap satu dan semangat persatuan harus tetap dipelihara dengan baik untuk bekerjasama bagaimana menanggulangi pandemi covid-19,” katanya.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan patuh dan disiplin menerapkan prokotol kesehatan  dengan cara memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Dengan begitu, penularan covid-19 dapat ditekan.

Baca Juga :   DJPb Sulteng Serahkan Dokumen DIPA ke Pemprov Sulteng

Selain itu, kata Wagub Rusli, anggota Pramuka Sulteng dapat menjadi relawan untuk menolong pada saat terjadinya bencana dengan memberikan bantuan dalam bentuk apapun kepada masyarakat terdampak.

“Memberikan bantuan apapun itu, termasuk hal yang terkecil sekalipun sesuai kemampuannya,” ucapya.

Ajakan menanggulangi pandemi corona itu juga diperkuat dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pencegahan antara Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulteng, dr Jumriani dengan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulteng, Baharudin  yang disaksikan Wagub Sutleng Rusli baco Dg Palabbi.

Mengenai perkembangan penanganan covid-19 di Sulteng, Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) Covid-19 Sulteng merilis data terbaru. Berdasarkan update data per 29 Oktober 2020, kasus komulatip positif Covid-19 Sulteng bertambah menjadi 855 setelah ada penambahan 7 kasus baru.

Baca Juga :   Pemprov-BPKP Perkuat Pengawasan dan Pendampingan

Kemudian, jumlah pasien positif sembuh juga bertambah 7 orang. Sehingga tota kasus komulatip bertambah menjadi 624 orang. Sedangkan jumlah pasien positif meninggal dunia sebanyak 34 orang. Saat ini, tercatat ada 197 pasien sedang dalam perawatan medis. RAF

Komentar

News Feed