oleh

Sumpah Pemuda Sebagai Refleksi untuk Jadi Lebih Baik

SULTENG RAYA – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Muhammad  Khairil S.Ag., M.Si mengatakan, sumpah pemuda merupakan momen untuk membangun spirit pemuda khususnya mahasiswa untuk menjadi lebih baik.

“Pemuda harus merefleksikan masa lalu dan mengambil banyak pembelajaran disitu, pemuda dahulu punya spirit dan semangat untuk memperjuangkan negara ini sampai pada kemerdekaan, tetapi pemuda masa kini bukan lagi bicara soal merdeka atau tidak, namun bagaimana mengisi nilai-nilai yang ada saat ini dengan hal-hal bermanfaat. Jadi pemuda harus belajar dari masa lalu untuk lebih baik lagi,” katanya Kepada Sulteng Raya, Selasa (27/10/2020).

Kumala Digifest

Menurutnya, saat ini pemuda harus lebih banyak lagi melakukan hal-hal positif yang berguna dan bermanfaat bagi dirinya dan bagi banyak orang. Apalagi kata Khairil, di zaman modern saat ini, tantangan dan persaingan semakin berat. Untuk itu, mahasiswa diminta agar mampu untuk lebih kreatif, berinovasi dan lebih mandiri.

Baca Juga :   KORMI Palu Gandeng Persekot Gelar Senam Massal Rutin

“Mahasiswa kedepannya harus bisa memiliki kemandirian harus bisa berwirausaha. Kemandirian jauh lebih penting, bahagia melihat anak muda kita yang masih mahasiswa, namun bisa bekerja ataupun menghasilkan usaha sendiri tapi tidak mengabaikan proses perkuliahan. Mahasiswa harus punya kreativitas, inovasi yang berfikir maju, dan mandiri itulah yang menjadi modal untuk mencapai cita-cita,” katanya.

Lebih lanjut kata dekan, kemampuan-kemampuan tersebut harus dibarengi dengan nilai-nilai positif diri yakni etika dan kejujuran, karena nama baik merupakan modal dan investasi yang berguna di masa depan untuk membangun kepercayaan dari orang lain dalam membangun relasi.  

Selain itu, kemampuan bahasa asing merupakan modal yang sangat penting untuk mampu berkompetisi di dunia global, mahasiswa atau pemuda harus memiliki kemampuan berbahasa asing.

Baca Juga :   PK21 di Sulteng Bakal Melibatkan 4.000 Petugas Pendata

“Sebagai mahasiswa generasi masa depan, yang perlu kita kuatkan adalah nilai-nilai sosial, ilmiah dan menjaga nama baik,” katanya.

“Modal sosial utama kita sebagai pemuda adalah nama baik. Sangat penting untuk menjaga nama baik , kalau kita di usia masih muda bisa dipercaya orang, maka kedepan orang akan liat kita, dan memakai jasa kita. Tetapi jika di usia muda kita punya rekam jejak yang buruk, tidak jujur, maka kedepannya orang tidak akan memakai jasa kita, maka itu sinergikan kata dan ucapan kita,” jelas Dekan Muda tersebut. JAN

Komentar

News Feed