oleh

Operasi Yustisi di Sulteng, 229 Orang Terjaring Sanksi Sosial

SULTENG RAYA – Tim gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sulteng terus melaksanakan penegakan protokol kesehatan melalui Operasi Yustisi dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 32 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Hasil Operasi Yustisi yang dipusatkan di Kota Palu pada tanggal 19, 21, 23 dan 26 Oktober 2020 menjaring 295 orang mendapatkan sanksi tertulis serta 229 orang terjaring sanksi sosial.

Kumala Digifest

Kepala Satpol PP Provinsi Sulawesi Tengah, Mohamad Nadir yang juga Wakil Ketua Bidang Penegakan Hukum Pendisiplinan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Sulawesi Tengah menuturkan hasil evaluasi sementara dengan adanya Operasi Yustisi bahwa pada prinsipnya kesadaran masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan cukup bagus, tetapi pengelola kafe belum sepenuhnya menerapkan sehingga sering terjadi pelanggaran.

Baca Juga :   Melalui BKB dan GenRe, BKKBN Berupaya Tekan Stunting di Sulteng

“Jenis pelanggarannya tidak mengatur jarak aman bagi pengunjung sehingga banyak dikenakan sanksi tertulis,”ungkapnya, Senin (26/10/2020).

Ia pun berharap para pengelola kafe dapat menerapkan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Kita akan evaluasi, bila masih ditemukan pelanggaran akan ditertibkan sesuai ketentuan,”sebutnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat yang ingin melakukan keramaian agar berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 mulai tingkat Kabupaten/kota sampai tingkat kecamatan serta menerapkan 3M yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak.

“Memutus mata rantai Covid-19 bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat,”katanya.

“Kedepan Operasi Yustisi akan kita maksimal untuk memperketat penerapan dan penertiban protokol kesehatan sesuai harapan Bapak Gubernur saat rapat bersama Forkopimda Sulawesi Tengah di Polibu,”pungkasnya. */WAN

Komentar

News Feed