oleh

Hari ini, KPU Kota Palu Laksanakan Debat Kandidat

SULTENG RAYA – Empat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu akan beradu visi, misi, dan program dalam membangun Kota Palu lima tahun kedepan, Selasa (27/10/2020) hari ini. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu sebagai penyelenggara menggelar debat kandidat putaran pertama yang akan disiarkan secara langsung melalui lembaga penyiaran TVRI dan RRI serta live streaming Youtobe .

Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid, menyampaikan debat kali ini dilaksanakan tiga kali dengan mengusung enam tema, diantaranya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, menyelesaikan persoalan-persoalan daerah, melaksanakan pembangunan daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi serta nasional, memperkokoh negara kesatuan republik Indonesia dalam satu kebangsaan.

Kumala Digifest

“Di samping itu, akan ada tambahan materi terkait penanganan pandemi covid-19 yang berada di daerah untuk ditanyakan kepada masing-masing Paslon, seperti apa strategis Paslon tersebut untuk menyelesaikan masalah Covid-19,” jelasnya kepada media ini, Senin (26/10/2020).

Baca Juga :   AJM Pastikan All Ne Aerox 155 Ready Desember

Dalam mekanisme debat akan dibagi dalam enam segmen. Agus menyampaikan, setiap segmen masing-masing memiliki durasi waktu yang secara keseluruhan tidak melebihi batas waktu selama 150 menit.

“Durasi waktu debat diberikan waktu selama 150 menit, yang mana 120 menit digunakan untuk pelaksanaan debat, sedangkan 30 menit adalah iklan layanan masyarakat,” jelasnya.

Sedangkan untuk moderator dan tim pakar, Agus memastikan bekerja secara indenpenden dan professional. Sehingga, debat dapat berlangsung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Mengenai indenpedensi moderator dan tim pakar, mereka tidak boleh memiliki keterkaitan dengan pasangan calon, tim sukses maupun simpatisan. Sehingga bisa dilaksanakan secara professional,” jelasnya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini debat Pilkada Kota Palu dilaksanakan dengan pembatasan peserta. Agus menyampaikan, peserta yang hadir hanyalah pasangan calon, dua orang perwakilan Bawaslu, empat orang tim kampanye dan KPU. Pembatasan itu sesuai dengan Peratuan KPU (PKPU) Nomor 11 Tahun 2020 dan PKPU Nomor 13 Tahun 2020.

Baca Juga :   Melalui BKB dan GenRe, BKKBN Berupaya Tekan Stunting di Sulteng

“Pembatasan peserta dalam keputusan KPU dijelaskan yakni untuk pasangan calon itu sendiri, dua orang dari perwakilan Bawaslu, empat orang tim kampanye, KPU itu sendiri di luar dari teman-teman panitia,” ujarnya. RAF

Komentar

News Feed