oleh

Petugas Gabungan Razia Empat Pabrik Cap Tikus

SULTENG RAYA – Petugas gabungan yang terdiri dari aparat Polsek Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) bersama TNI, Satpol PP dan Camat setempat, merazia empat pabrik atau tempat penyulingan minuman keras (miras) jenis cap tikus di perkebunan Desa Salangano, Desa Sampaka dan Desa Batang Babasal Kecamatan Totikum, Kamis (22/10/2020) siang sekira pukul 14.00 wita.

Kapolsek Totikum, Ipda Rudi pada Jumat (23/10/2020) mengatakan, razia itu dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di tiga desa tersebut ada warga melakukan penyulingan miras jenis cap tikus.

“Berdasarkan informasi itu saya bersama anggota TNI, Pol PP dan Camat langsung melakukan penyelidikan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP),” kata Kapolsek.

Setibanya di TKP sambung Kapolsek, di lokasi perkebunan Sampaka petugas menemukan gubuk tempat penyulingan cap tikus serta tiga galon aqua besar cap tikus.

“Di lokasi perkebunan Salangano juga ditemukan gubuk tempat penyulingan cap tikus dan satu galon aqua besar saguer. Di lokasi perkebunan Desa Batang Babasal ditemukan dua gubuk tempat penyulingan cap tikus, di gubuk pertama ditemukan tiga jirigen isi 20 liter cap tikus. Di gubuk kedua juga ditemukan tempat penyulingan cap tikus dan ditemukan saguer sebanyak 40 liter,” sebut Kapolsek.

Kapolsek menuturkan, di lokasi penyulingan cap tikus Desa Sampaka ditemukan pemiliknya seorang IRT berinisial JN (35). Sedangkan, di lokasi penyulingan cap tikus Desa Salangano pemiliknya inisial KM (35). Sementara, kedua penyulingan cap tikus di lokasi Desa Babasal tidak ditemukan pemiliknya.

“Kini barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Totikum, sementara kedua pelaku diberikan pembinaan serta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Apabila ditemukan akan dilakukan proses hukum,” tegas Kapolsek.

Pada kesempatan itu, Kapolsek mengimbau warga agar jangan memproduksi miras jenis cap tikus lagi. Karena meminum miras cap tikus bisa mengakibatkan gangguan kamtibmas di daerah kita ini. MAN

Komentar

News Feed