oleh

Care Indonesia Bantu Warga di Huntara Petobo

SULTENG RAYA – Care Indonesia bersinergi dengan Relawan untuk Orang dan Alam (ROA) Sulawesi Tengah (Sulteng) memberikan paket bantuan kepada warga di Huntara Petobo, Jumat (23/10/2020).

Project Officer Care Indonesia, Arfandy Majid, mengatakan, bantuan tersebut terdiri dari tiga paket, yakni paket bantuan pangan, paket akuaponik dan paket higiene kit.

Kumala Digifest

“Bantuan yang diberikan kali ini merupakan tahap terakhir dari tiga paket bantuan yang di berikan di 20 titik Huntara. Tahap pertama adalah 1.257 paket bahan pangan. Kemudian 1.257 media akuaponik dan 1.257 paket higiene kit,” jelas Arfandy.

Paket bahan pangan terdiri dari beras kepala 12.570 kilogram, minyak goreng 2.514 liter,  telur 1.257 tray, kacang hijau 1.257 liter dan gula merah 1.257 kilogram.

Baca Juga :   BKKBN Evaluasi Kendala Uji Coba PK21

Paket akuaponik terdiri dari ember kapasitas 80 liter 1.257 buah, arang 1.257 kilogram, pot 12.570, benih sayuran 1.257 paket dan bibit Ikan lele 62.850 ekor.

Sementara paket higiene Kit terdiri dari 1.257  ember kapasitas 11 liter, 1.257 paket cairan disinfektan serta 1.257 botol sabun cair.

Arfandy mengatakan, paket bantuan diberikan itu lebih untuk ketahanan ekonomi pangan keluarga warga di Huntara.

Menurutnya, warga di Huntara sudah mendapat banyak musibah mulai dari likuefaksi, tsunami dan gempa lalu ditambah pandemi Covid-19.

“Itu sangat berdampak kepada penghuni Huntara. Bantuan ini adalah trigger untuk memicu pemikiran warga-warga Huntara bahwa dengan lahan-lahan yang sempit, waktu yang terbatas dan biaya yang murah, mereka bisa melakukan sesuatu untuk keluarganya sendiri,” katanya.

Baca Juga :   BKKBN Evaluasi Kendala Uji Coba PK21

Ia berharap, bantuan diberikan, khususnya paket akuaponik, kedepannya bisa meningkat dan menjadi salah satu mata pencaharian warga. Sebab, menurut Arfandy, kebutuhan ikan lele masih sangat besar di Kota Palu.

“Kebutuhan Palu itu masih 25 persen dari yang dibutuhkan, sehingga masih sangat terbuka peluang untuk mengembangkannya lagi. Potensi pasarnya besar bukan cuma di Palu, tapi sampai Morowali dan itu belum mampu dipenuhi. Kami berharap peluang-peluang ini bisa ditangkap oleh warga di Huntara,” ujarnya.

Salah seorang warga Huntara Petobo, Hasna (49) mengaku merasa sangat terbantu dengan bantuan tersebut.

“Sangat bersyukur sekali mendapat bantuan ini karena bisa membantu perekonomian kami (warga Huntara),” katanya.

Baca Juga :   BKKBN Evaluasi Kendala Uji Coba PK21

Sementara itu, Sekretaris Lurah Petobo, Fatun berharap kedepannya warga bisa mengembangkan bantuan usaha lele, sehingga bisa menjadi salah satu pemasukan ekonomi. NDY

Komentar

News Feed