oleh

Programa Penyuluhan Detak Jantung Penyuluh Dalam Setahun

Oleh: Busranuddin Daeng Masserang*

Kegiatan penyuluhan adalah kegiatan yang menantang (bagi orang yang senang tantangan), berbicara penyuluhan maka terdapat aktifitas rutin yang dilakukan dalam jangka waktu  tertentu, bagi para penyuluh waktu itu adalah emas , hal ini bisajadi dikarenakan padatnya waktu dalam hal pertemuan kelompok misalkan, serta waktu untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terkait.

Kumala Digifest

Bagi penyuluh kehutanan dianjurkan untuk melakukan penyusunan programa khususnya diakhir tahun berjalan, hal ini sangat perlu dilakukan mengingat dalam penyusunan programa tersebut terdapat , usulan bahkan harapan dari segenap pelaku aktifitas masyarakat disekitar hutan, dalam kawasan dan diluar kawasan,  yang berkelompok dan sering dinamakan kelompok tani hutan (KTH), didalam programa tersebut, seorang penyuluh harus berintegrasi dengan kebutuhan dari kelompok serta hal-hal yang dapat diperbuat di wilayah binaan masing-masing, singkat kata tampa adanya penyusunan programa maka sudah barang tentu seorang penyuluh khususnya penyuluh kehutanan tidak dapat bergerak serta bekerja lebih efisien dalam 1 tahun kedepan.

Didalam programa  seorang penyuluh dituntut untuk melihat dari beberapa  aspek

  1. Geografi dan Topografi,dalam penilaian geografi , penyuluh kehutanan dituntut untuk memiliki data daerah binaanya seperti, bentuk fisik dari keseluruhan tanah,pemetaan luas bentang lahan,luas sungai, ketinggian pegunungan,panjang garis pantai dan sebagainya, sedangkan topografi, penyuluh dapat melihat dari bentuk permukaan tanah,perbukitan,gunung,sungai,lembah dan kawahnya.
  2. Iklim dan cuaca, untuk indikator penilaian Cuaca ,maka penyuluh kehutanan dapat mencari refrensi mengenai keadaan udara yang terjadi disuatu daerah binaan dalam waktu yang sempit, sedangkan untuk Iklim, penyuluh kehutanan dapat memperoleh data atau refrensi dari instansi terkait , guna mengetahui pola rata-rata cuaca yang terjadi dalam jangka waktu yang relative lama.
  3. Potensi Sumber Daya , pada bagaian potensi, maka penyuluh kehutanan memiliki wawasan yang luas untuk menggali nilai potensi pada wilayah binaan hal ini dapat dilakukan dengan seringnya penyuluh beradaptasi serta berkoordinasi dengan masyarakat setempat dan sudah barang tentu aktif dilapangan.

Setelah 3 (tiga)aspek diatas dapat terpenuhi ,sekiranya akan diketahui masalah yang terdapat pada wilayah binaan penyuluhan , yang kemudian data tersebut  dituangkan dalam bentuk redaksi pada programa, setelah permasalahan telah ditemukan , seorang penyuluh telah dapat melakukan rencana kegiatan , dalam jangka waktu 1 (satu) Tahun kedepan .       

*Penulis adalah koordinator penyuluh kehutanan KPH KULAWI

Komentar

News Feed