oleh

Tips UMKM Sukses di Pasar Digital

SULTENG RAYA – Salah satu instrumen untuk menggarap dan merangkul konsumen luas jaman sekarang, pelaku UMKM harus melakukan langkah transformasi dengan go digital.

Bagi pelaku UMKM, khususnya di Kota Palu diyakini masih sangat terbatas. Alasannya bermacam-macam, mulai dari ketidaktahuan hingga aspek manejemen kurang matang dalam pelaksanaan ekspansif tersebut.

Kumala Digifest

Nah, untuk itu, ada beberapa strategi bagi pelaku usaha agar sukses menggarap pasar digital.

Kiat-kiat tersebut disampaikan salah seorang dosen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Tadulako (Untad), Ponirin dalam salah satu kegiatan workshop yang digelar Disperindag Sulteng, Rabu (21/10/2020).

Menurutnya, aspek promosi atau iklan memegang peranan penting untuk go digital. Menurutnya, kalau sudah memikirkan promosi, secara tidak langsung palaku usaha akan memikirkan kualitas tampilan dari produk yang ia jajakan.

Baca Juga :   PKB/PLKB Dituntut Tetap Hadir di Tengah Masyarakat

“Dari promosi, telah banyak disediakan oleh sarana digital. Iklan-iklannya juga murah, misal di Instagram, Facebook, akun sendiri juga bisa. Hingga langsung di google,” tuturnya.

Selanjutnya kata dia, harus berorientasi pada optimasi search engine pada google. Artinya, kata dia, ketika kita memberi nama atau semacam branding pada produk, harus menggunakan kata-kata umum yang cepat ditemukan google ketika masyarakat melakukan pemcarian di portal.

“Misalnya susu saraba sehat. Komposisi kata jelas dan bisa langsung muncul kalau produk kita banyak mendapat ulasan. Masuk di pencarian teratas,” kata Ponirin.

Aspek penting lain, lanjutnya, yakni afiliasi pemasaran. Artinya, harus inten melakukan kolaborasi untuk kepentingan branding dan juga merangkul konsumen. Baik konsumen berskala besar atau kecil.

Baca Juga :   BKKBN Sosialisasi Perubahan Perilaku Pada Masa Pandemi Covid-19

“Misalnya ikut pelatihan juga termasuk, kita bisa kenalkan kepada audiens. Atau dengan berkolaborasi dengan sahabat dengan pertimbangan sahabat kita akan berimplikasi pada penambahan omzet usaha. Kita kolabs misalnya di sosial medianya,” tuturnya.

Dirinya mengatakan, masih sangat banyak kiat-kiat mengembangkan usaha. Namun pada dasarnya, seluruh instrumen itu bermuara pada promosi.

“Pelaku yang go digital yang harus dipahami bahwa mereka sudah terbuka pasar luas. Berbeda dengan manual yan masih terbatas, sangat banyak jalan di digital untuk kita bisa memperbaiki usaha kita, khususnya di masa pandemi,” tutupnya. RHT

Komentar

News Feed