oleh

Kampung Lere Dilanda Banjir Rob

SULTENG RAYA – Banjir rob melanda Kampung Lere Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Senin (19/10/2020) sekira pukul 18:00 wita.

Banjir tersebut mengakibatkan sejumlah titik tergenang air diantaranya Jalan Tembang, Jalan Pangeran Hidayat, Jalan Selar dan Jalan Rono,

Kumala Digifest

Lurah Kampung Lere, Ishak menyebutkan, banjir itu dipicu oleh pasang surut air laut merendam sejumlah rumah dan pertokoan serta badan jalan seluruh Kampung Lere dan sekitarnya.

“Air mulai naik jam 6 sore, saat beberapa jam air mulai tinggi sampai lutut orang dewasa menggenangi jalan raya, hingga malam ini (kemarin malam) air belum surut,” ujarnya.

Dia mengatakan, paska Palu dilanda gempa, tsunami dan likuifaksi tahun 2018 silam, kawasan tersebut menjadi langganan naiknya permukaan air laut setinggi paha hingga lutut orang dewasa.

Baca Juga :   Kanwil Kemenag Gelar Diseminasi Pembatalan Pemberangkatan Haji

“Air laut yang naik hingga sekitar 100 meter dari bibir pantai ke arah daratan membuat warga setempat khawatir. Banjir air rob melanda Kampung Lere selama tiga sampai empat hari. Kini tidak ada yang menahan gelombang air laut. Saat pasang, air laut akan langsung memasuki kampung warga akan tetapi sekarang sementara pembangunan tanggul,” ujarnya.

“Harapannya kedepannya apapun yang sudah pemerintah tetapkan tentang perbaikan dan penanggulangannya, kami dari pihak setempat ingin yang terbaik. Agar terjadinya pasang surut air laut tidak terjadi lagi,” tambahnya. MG2

Komentar

News Feed