oleh

Bentuk Tim Sosialisasi, Pemprov Tunggu Naskah Asli UU Ciptaker

SULTENG RAYA – Setelah Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja disahkan dan diserahkan kepada Presiden RI Joko Widodo, rencananya segera disosialisasikan kepada masyarakat.

Dalam rangka menyosialisasikan regulasi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng segera membentuk tim diisi 28 lintas instansi atau intitusi berkaitan dengan UU Cipta Kerja.

Kumala Digifest

Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan (PHI & Wasnaker) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulteng, Joko Pranowo,  mengatakan, saat ini masih menunggu naskah asli Omnibus Law, khususnya UU Cipta Kerja  selam ini paling disoroti.

“Semoga dalam minggu ini sudah dikirim naskah aslinya setelah diteken pak Presiden,” ungkap kepada media ini, Ahad (18/10/2020).

Baca Juga :   Harga Bapok di Pasar Tradisional Masih Stabil

Mengenai tim sosialisasi, Joko mengaku menemui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulteng untuk berkonsultasi terkait pembentukan tim tersebut. Pasalnya, pembentukan tim bukan menjadi tugas institusinya.

“Tim sosialisasi bukan kami yang harus bentuk. Kami hanya melaksanakan arahan Kementerian Dalam Negeri yang meminta pemerintah daerah menyosialisasikan Omnibus Law UU Cipta Kerja,” ujarnya.

Pasti, kata dia, regulasi tersebut akan disosialisasikan, dengan harapan masyarakat dapat memahami substansi UU Ciptaker saat ini masih menimbulkan pro dan kontra.  

Meski hingga kini masih banyak pihak tetap menolak UU Cipta Kerja, Joko menyarankan agar mengajukan judicial review atau uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta. Hal itu dilakukan sebagai wujud pemenuhan hak konstitusi masyarakat.

Baca Juga :   Meningkatkan Kapasitas, OJK Dorong Perusahaan Lokal Go Public

“Apabila tidak disetujui, maka ada mekanisme judicial review  dari MK,” jelasnya.  RAF

Komentar

News Feed