oleh

Rektor Pastikan, Perketat Evaluasi Tatap Muka Dosen Selama Covid-19

SULTENG RAYA-Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Dr. Rajindra memastikan tetap memperketat pengawasan tatap muka dosen sepanjang Covid-19, dengan tujuan memastikan proses perkuliahan tetap berjalan meskipun menggunakan sarana online.

Kata rektor, pengawasan tersebut penting dilakukan, bukan hanya di saat masa pandemi  ini dilakukan, bahkan sebelum masa pandemi disaat masa-masa normal juga dilakukan pengawasan.

Hanya saja pada kondisi pandemi Covid-19 saat ini pengawasan harus lebih diperketat, mengingat pertemuan antara dosen dan mahasiswa tidak dilakukan secara fisik, melainkan dilakukan melalui virtual, yang dapat mengetahui hanyalah dosen dan mahasiswanya.

“Bukan berarti mencari-cari kesalahan dosen dan tidak percaya dosen, melainkan itu adalah bagian dari upaya pimpinan memastikan proses perkuliahan tetap berjalan meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19,”ujar rektor belum lama ini.

Baca Juga :   Buka Sekolah Di Awal Tahun, Akademisi Minta Pemerintah Bijak Melihat Kondisi

Proses pemantauan kata rektor dapat dilakukan melalui instrument aplikasi WA group dan juga akan dilaporkan ke portal http://laporspada.lldikti9.id. “Itu dilaporkan, bukan hanya konsumsi internal kampus,”ujarnya menambahkan.

Ia juga menegaskan, jangan sampai ada dosen mengambil alasan covid-19 sehingga bermalas-malasan mengajar, karena sudah ada aplikasi dan metode mengajar di saat covid-19 saat ini. “Tentu kita inginkan, selain kuantitas pertemuan kuliah tatap muka terjaga (online) juga kualitas tetap ada, jangan sampai mahasiswa dirugikan,”harap rektor.

Di kesempatan yang sama, rektor meminta kesabaran kepada para mahasiswa, orang tua mahasiswa, dan juga kepada para dosen, karena saat ini proses perkuliahan terpaksa dialihkan, dari tatap muka di kampus ke rumah mahasiswa masing-masing, perkuliahan dilukan dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) online.

Baca Juga :   Tim Terpadu Palu Operasi Yustisi di 15 Cafe

Rektor mengakui, jika suasananya tentu sangat berbeda bila dilakukan perkuliahan di dalam kampus, antara dosen dan mahasiswa bisa berinteraksi langsung secara fisik, pun sama antar mahasiswa bisa saling bertemu dan berdiskusi banyak hal.

Namun karena covid-19, keselamatan mahasiswa, dosen, dan warga kampus lainnya harus menjadi prioritas. “Terpenting adalah suptasi proses perkuliahan jangan sampai hilang, harus tetap jalan, karena prioritas kita dalam kondisi seperti ini adalah keselamatan jiwa,”jelasnya. ENG

Komentar

News Feed