oleh

BKKBN Sulteng Edukasi GenRe di Pamona Selatan

SULTENG RAYA – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tengah melaksanakan sosialisasi pembangunan keluarga bersama mitra kerja di Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Rabu (14/10/2020) pekan lalu.

Giat tersebut salah satu upaya Perwakilan BKKBN Sulteng dalam rangka mempopulerkan salah satu program untuk mencegah remaja dari pernikahan dini, yakni program Generasi Berencana (GenRe).

Kumala Digifest

Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng melalui Kepala Humas Perwakilan BKKBN Sulteng, Bramanda Noya, mengatakan, program GenRe menyasar sekolah, kampus dan masyarakat melalui pendirian Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja.

Program GenRe adalah program dikembangkan untuk penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja. Melalui program tersebut, kata Bramanda, remaja diberi pemahaman tentang pendewasaan usia perkawinan. Hal itu agar remaja mampu melangsungkan jenjang pendidikan, berkarier dalam pekerjaan, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.

Baca Juga :   Selasa Menyapa, BKKBN Bahas Tujuh Dimensi Lansia Tangguh

“GenRe mengedepankan pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda. Program GenRe ini wadah untuk mengembangkan karakter bangsa karena mengajarkan remaja untuk menjauhi pernikahan dini, seks pranikah dan Napza (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif). Tentunya, membuat remaja tangguh sehingga berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa,” kata Bramanda Noya kepada Sulteng Raya, Sabtu (17/10/2020).  

Ia mengatakan, program GenRe dirancang untuk mencegah pernikahan dini itu, merupakan langkah BKKBN terhubung dengan generasi milenial dan zilenial.

“Saat ini, khalayak utama BKKBN adalah generasi milenial dan zilenial. Dengan demikian, BKKBN ingin terhubung dengan generasi muda dan menyesuaikan dengan perubahan lingkungan yang demikian cepat. Berbagai usaha dan upaya yang dilakukan oleh BKKBN adalah cara bagi BKKBN untuk semakin relevan dengan perkembangan masyarakat saat ini dan ke depan,” tambahnya.

Baca Juga :   KPU Keluarkan Surat Penarikan Kartu Sulteng Sejahtera Paslon Rusdy – Ma’mun

Menuutnya, GenRe bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan reproduksi bagi remaja, khususnya remaja putri. Sasaran program GenRe, yaitu remaja belum menikah dengan usia 10-24 tahun, mahasiswa, keluarga serta masyarakat peduli remaja. 

Selain itu, program GenRe memberikan informasi dan promosi tentang kesehatan reproduksi. Ada juga penanaman keterampilan hidup atau pengembangan konsep diri, pemberian informasi tentang perencanaan kehidupan berkeluarga, dan pemberian informasi tentang kependudukan dan pembangunan keluarga.

“Selain itu, pada setiap ksempatan sosialisasi, kami selalu berpesan kepada adik-adik peserta tumbuhkan rasa nasionalisme, sehingga dapat menciptakan generasi unggul untuk kemajuan Indonesia, mencintai negeri kita untuk memberikan kontribusi,” tuturnya. HGA

Komentar

News Feed