oleh

Alpukat Kini Terintegrasi Lima RS di Palu

SULTENG RAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palu menjalin kerja sama dengan sejumlah Rumah Sakit (RS) di Kota Palu yakni RS Bhayangkara, Woodward, Budi Agung, Care She, Sis Aljufri serta Klinik Nisa, Rabu (14/10/2020).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerja sama (PKS) layanan akte kelahiran online melalui inovasi layanan Disdukcapil Kota Palu, yakni program Anak Lahir Pulang Bawa Akta (Alpukat).

Kumala Digifest

Kepala Disdukcapil Kota Palu, Rosida Thalib, menjelaskan, program Alpukat merupakan pengembangan layanan penerbitan akta kelahiran yang telah difasilitasi Unicef melalui Yayasan Karampuang.

Layanan tersebut untuk memberikan hak sipil kepada anak berupa kepemilikan akta kelahiran serta mengintegrasikan pelayanan penerbitan dokumen kependudukan dan pemberian kemudahan kepada masyarakat, dalam mendapatkan dokumen kependudukan, melalui fasilitas rumah sakit, guna memberikan hak sipil kepada anak berupa akta kelahiran.

Baca Juga :   Pengangguran Terbuka di Touna dan Donggala Berkurang

“Jenis layanan yang diberikan yakni penerbitan akta kelahiran dan kartu keluarga baru. Jadi, bagi para pasien masuk rumah sakit untuk melahirkan, saat pulang sudah bisa membawa akta kelahiran dan pengurusannya itu tanpa biaya alias gratis,” ujarnya.

Saat ini, untuk wilayah Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) sudah menggunakan aplikasi difasilitasi Unicef melalui Yayasan Karampuang yaitu pelayanan di RS Nasanapura, Puskesmas Sangurara, Kelurahan Tipo dan Kelurahan Kabonena.

Selain itu, saat ini Disdukcapil Kota Palu juga memberikan 23 layanan untuk penerbitan dokumen, 16 layanan sudah menggunakan barcode, sehingga apabila diperlukan dokumen tersebut tidak lagi dilegalisir.

Dokumen yang diterbitkan itu, bukan lagi menggunakan blangko melainkan sudah menggunakan kertas HVS A4 berat 80 gram dan file akta akan dikirim kepada masyarakat melalui email.

Baca Juga :   Parah! DPK BPR di Sulteng Belum Cukup Satu Persen

Pada kesempatan itu, Rosida juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Unicef melalui Yayasan Karampuang atas semangat, motivasi, kepedulian serta bantuan diberikan untuk pemenuhan hak sipil anak berupa kepemilikan akta kelahiran.

“Kami berharap, kerja sama ini bisa terus berlanjut agar menjadi motivasi dan semangat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta kita semua bisa memenuhi tugas dan tanggung jawab dalam memberikan dokumen kependudukan bagi anak-anak,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said, menyampaikan apresiasi terhadap inovasi dilakukan Unicef terhadap pemenuhan hak-hak anak, khususnya bagi anak baru lahir untuk memperoleh akta kelahiran.

“Ini artinya dunia melalui Unicef sangat memperhatikan hak-hak anak, sehingga anak-anak kita bisa secara mudah memperoleh akta kelahiran,” ucap Plt Wali Kota Sigit.

Baca Juga :   Selasa Menyapa, BKKBN Bahas Tujuh Dimensi Lansia Tangguh

Ia menyebut, program Alpukat juga sangat membantu bagi OPD lainnya di lingkup Pemerintah Kota Palu untuk memperoleh ‘real data’ masyarakat, sehingga harus menjadi perhatian bersama kedepannya. NDY/HGA

Komentar

News Feed