oleh

Brimob Disiagakan Jaga Kampung Nelayan

SULTENG RAYA – Untuk menjaga keamanan tempat wisata masyarakat Palu, Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulteng menyiagakan Tim SAR untuk melaksanakan patroli pengamanan di tempat rekreasi Pantai Kampung Nelayan Kota Palu, Ahad (11/10/2020).

Bripka I Putu Bayu Widrahadi yang memimpin tim patroli mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh Tim SAR Batalyon A Pelopor guna memastikan keamanan tempat wisata serta memberikan rasa aman kepada para pengunjung yang sedang melaksanakan aktivitas wisata laut.

“Tim bersiaga sejak pagi hari untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berwisata di pantai yang berada di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore tersebut,” katanya.

Putu menyebutkan, selain dilengkapi dengan perahu karet, Tim SAR Batalyon A Pelopor juga dilengkapi berbagai peralatan pendukung kegiatan SAR yang tersimpan di dalam kendaraan khusus SAR yang selalu siaga.

Baca Juga :   Survey Trans Data, Hadi-Reny unggul Jauh di Pilkada Kota Palu

“Selain fokus untuk memantau aktivitas dan menjaga keselamatan pengunjung pantai, Tim SAR juga memberikan imbauan-imbauan kepada pengunjung maupun masyarakat setempat untuk selalu mengedepankan keselamatan. Kami sangat memperhatikan aktivitas pengunjung yang sedang berenang, Kami awasi agar terjadinya musibah maupun kecelakaan dapat diantisipasi dan ditangani secepat mungkin,” ujar Bripka I Putu Bayu Widrahadi.

Sementara, Wadanyon A Pelopor AKP Cahyo Suryanto kepada Tim PID Batalyon A Pelopor mengatakan, Kota Palu yang terus didera penambahan kasus positif Covid-19 dengan jumlah signifikan juga menjadikan personil Tim SAR gencar memberi imbauan penerapan protokol kesehatan dan penerapan adaptasi kebiasaan baru.

“Karena kegiatan ini berlangsung dalam masa pandemi dan ada peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Palu, maka saya sampaikan kepada anggota agar selalu memberi edukasi yang baik kepada masyarakat di lokasi wisata. Jangan sampai keinginan untuk melepas penat malah berujung pada munculnya klaster Covid-19 baru yang dapat merugikan semua pihak,” jelasnya. */YAT

Komentar

News Feed